Badai Pandemi COVID-19, Pemkab Sleman Dukung UMKM Lewat Pameran Online dan Offline
Rabu, 02 Desember 2020 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Pustopo menjelaskan 143 UMKM tersebut, sebelumnya telah melalui seleksi. Sebab yang masuk untuk mengikuti kegiatan ini, jumlahnya banyak. Sehingga yang mengikuti festival UMKM ini, UMKM yang sesuai kualifikasi dan memenuhi kriteria. "Semua fasilitas yang disediakan gratis dan UMKM tidak perlu membayar sepeser pun," jelasnya.
(Baca juga: Pendapatan Turun Drastis, Perolehan Pajak Kota Bandung Baru Tercapai Rp1,45 T )
Pustopo menambahkan untuk pameran secara offline karena dimasa pandemi, tetep dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir dan jaga jarak. Selain itu semua peserta juga memakai face shield. Pengunjung juga akan dicek suhunya.
"Kami terus akan mengingatkan pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Termasuk para sekuriti nanti akan berkeliling di lokasi pameran untuk pengawasan protokol kesehatan," paparnya. Selain itu agar tidak ada penumpukan di dalam area pameran, juga dimungkinkan adanya pembatasan pengunjung, termasuk akan membuat satu pintu.
(Baca juga: Pendapatan Turun Drastis, Perolehan Pajak Kota Bandung Baru Tercapai Rp1,45 T )
Pustopo menambahkan untuk pameran secara offline karena dimasa pandemi, tetep dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir dan jaga jarak. Selain itu semua peserta juga memakai face shield. Pengunjung juga akan dicek suhunya.
"Kami terus akan mengingatkan pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Termasuk para sekuriti nanti akan berkeliling di lokasi pameran untuk pengawasan protokol kesehatan," paparnya. Selain itu agar tidak ada penumpukan di dalam area pameran, juga dimungkinkan adanya pembatasan pengunjung, termasuk akan membuat satu pintu.
(eyt)
Lihat Juga :