Teror Babi Hutan hingga Menewaskan Warga Kian Membuat Resah

Selasa, 01 Desember 2020 - 23:42 WIB
loading...
Teror Babi Hutan hingga...
Serangan babi hutan yang menewaskan warga Desa Tunong, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh di kebun Kakao beberapa hari lalu membuat masyarakat resah. (Ist)
A A A
PIDIE JAYA - Serangan babi hutan yang menewaskan warga Desa Tunong, Kecamatan Pante Raja, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh di kebun Kakao beberapa hari lalu membuat masyarakat resah.

"Kami saat ini sangat resah akibat masih berkeliarannya babi hutan liar yang telah mengigit petani kebun hingga tewas. Bahkan gara- gara itu banyak petani saat ini tak berani berkebun," sebut Abdulrahman, Kepala Desa Tunong.

Menurut dia, kawasan itu merupakan banyak babi hutan liar yang berkeliaran, bahkan mereka sudah sering melakukan pengusiran dengan cara tradisional yang mengunakan jerat dan tombak. "Karena sudah ada korban jiwa, maka hari ini kami berinisiatif dengan puluhan warga akan memburu hama babi hutan liar yang sudah membunuh warga hingga dapat," cetusnya.

Babi hutan liar yang membunuh petani kebun itu di perkirakan berukuran besar dan berwarna putih serta memiliki kaki cacat, maka saat ini warga dari beberapa desa akan terus mencari babi hutan itu sampai ketemu. (Baca: Puluhan Pendemo Tolak Habib Rizieq Kocar-Kacir Dibubarkan Paksa oleh Massa).

"Hari ini kami melakukan pemburuan babi hutan itu dari pagi hingga sore hari, namun belum ketemu, hampir semua hutan kami sasar dengan mengunakan anjing, tetapi hanya ketemu babi hutan yang kecil beberapa ekor, sedangkan babi besar yang mengigit warga belum ketemu," tegas Abdulrahman.

Maka warga berencana akan terus melakukan pemburuan babi hutan itu sampai ketemu, sehingga warga pun bisa kembali lagi leluasa untuk mencari rezeki di perkebunan.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Usai Relaunching AMANAH,...
Usai Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Aceh Terus Dipercepat, Layanan Publik di 10 Wilayah Kembali Normal
Solidaritas Ramadan,...
Solidaritas Ramadan, Lazisnu Salurkan Air Bersih dan Perlengkapan Sekolah bagi Korban Bencana
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Rekomendasi
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved