Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, 550 Warga Mengungsi
Selasa, 01 Desember 2020 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk menghindari abu vulkanik dan penerapan protokol kesehatan, BPBD dan dinas kesehatan membagikan 4.000 masker. Sedangkan dinas sosial mempersiapkan operasional dapur umum. Pihak lain, seperti TNI, Polri dan dinas terkait, turut mendukung penanganan darurat di lapangan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati.
Disisi lain, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan beberapa poin.
Pertama, masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif.
Sebab ini merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas. Kedua, mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko. “Status aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada level II atau Waspada,” imbuh Raditya Jati.
Melihat secara kronologi, secara visual pada periode 1 Oktober hingga 30 November 2020, Gunung Semeru tampak tertutup kabut.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak. Erupsi terjadi menerus dan menghasilkan kolom erupsi berwarna kelabu dengan tinggi maksimum 500 m dari atas kawah/puncak.
Disisi lain, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan beberapa poin.
Pertama, masyarakat tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif.
Sebab ini merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas. Kedua, mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko. “Status aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada level II atau Waspada,” imbuh Raditya Jati.
Melihat secara kronologi, secara visual pada periode 1 Oktober hingga 30 November 2020, Gunung Semeru tampak tertutup kabut.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak. Erupsi terjadi menerus dan menghasilkan kolom erupsi berwarna kelabu dengan tinggi maksimum 500 m dari atas kawah/puncak.
Lihat Juga :