Luar Biasa, ITS Boyong 12 Medali di Pimnas ke-33
Senin, 30 November 2020 - 08:29 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh peraihan medali yang dikantongi kontingen dari ITS inilah yang sukses menempatkan ITS sebagai juara umum ke-4 dalam Pimnas ke-33 tahun ini. Meski belum berhasil memboyong sang Adhikarta Kertawidya, ITS telah membuktikan eksistensinya jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.
Komandan PKM dan Pimnas ITS 2020 Arief Abdurrakhman ST MT menuturkan, PKM dan Pimnas ini adalah satu-satunya kompetisi nasional yang terpanjang secara durasi serta terbesar secara spektrum lintas departemen, lintas angkatan, dan lintas keilmuan. Di era yang normal, perjalanan PKM biasanya kurang lebih selama 11 bulan. “Namun di era pandemi ini, perjalanan PKM justru menjadi 14 bulan,” katanya, Senin (30/11/2020).
Ia melanjutkan, selama 14 bulan perjalanan PKM ini dibagi menjadi tiga fase persiapan. Fase pertama adalah fase pembimbingan proposal sampai upload proposal dan pengumuman didanai, fase kedua adalah pelaksanaan pengumuman didanai sampai pengumuman lolos Pimnas, dan fase ketiga dari Pimnas sampai ke pengumuman juara Pimnas. “Kami bersama-sama baik dosen dan mahasiswa bersinergi untuk bisa memberikan yang terbaik melalui bimbingan di fase satu, dua, dan tiga. Semua dilakukan dengan sinergi , kolaborasi, dan kontribusi,” jelasnya. (Baca: 8 Orang Tewas, Elf Tabrak Truk di Tol Cipali Purwakarta).
Terlepas dari capaian kontingen ITS untuk Pimnas tahun ini, Arief berpendapat bahwa usaha mahasiswa sudah sangatlah luar biasa. Arief membagikan cerita salah seorang anggota tim yang ayahnya berpulang tepat sehari sebelum pelaksanaan presentasi.
Tetapi dengan semangatnya, ia ingin membuktikan kalau ia pasti bisa dan mampu berprestasi. "Untuk orang tuanya, ia tetap presentasi di hari esoknya. Itu saya pikir hal yang luar biasa,” jelasnya.
Komandan PKM dan Pimnas ITS 2020 Arief Abdurrakhman ST MT menuturkan, PKM dan Pimnas ini adalah satu-satunya kompetisi nasional yang terpanjang secara durasi serta terbesar secara spektrum lintas departemen, lintas angkatan, dan lintas keilmuan. Di era yang normal, perjalanan PKM biasanya kurang lebih selama 11 bulan. “Namun di era pandemi ini, perjalanan PKM justru menjadi 14 bulan,” katanya, Senin (30/11/2020).
Ia melanjutkan, selama 14 bulan perjalanan PKM ini dibagi menjadi tiga fase persiapan. Fase pertama adalah fase pembimbingan proposal sampai upload proposal dan pengumuman didanai, fase kedua adalah pelaksanaan pengumuman didanai sampai pengumuman lolos Pimnas, dan fase ketiga dari Pimnas sampai ke pengumuman juara Pimnas. “Kami bersama-sama baik dosen dan mahasiswa bersinergi untuk bisa memberikan yang terbaik melalui bimbingan di fase satu, dua, dan tiga. Semua dilakukan dengan sinergi , kolaborasi, dan kontribusi,” jelasnya. (Baca: 8 Orang Tewas, Elf Tabrak Truk di Tol Cipali Purwakarta).
Terlepas dari capaian kontingen ITS untuk Pimnas tahun ini, Arief berpendapat bahwa usaha mahasiswa sudah sangatlah luar biasa. Arief membagikan cerita salah seorang anggota tim yang ayahnya berpulang tepat sehari sebelum pelaksanaan presentasi.
Tetapi dengan semangatnya, ia ingin membuktikan kalau ia pasti bisa dan mampu berprestasi. "Untuk orang tuanya, ia tetap presentasi di hari esoknya. Itu saya pikir hal yang luar biasa,” jelasnya.
(nag)
Lihat Juga :