Hanya 9 KK yang Dapat, Warga Warakas Tolak Bansos dari Kemensos
Senin, 11 Mei 2020 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
Namun hingga berita ini diturunkan, Zaenal mengaku belum ada jawaban yang pasti mengapa penerima bantuan sosial menurun. "Sepertinya data itu carut-marut. Ada yang bilang dari Tapem, dari Kominfo dan sebagainya, katanya.
Zaenal pun bercerita jika masyarakat sudah sangat resah, sebab kelurahan tetangganya sudah ada yang dapat.Sehingga, banyak warga yang berasumsi bahwa RT-RW tuh yang telah memakan. (Baca juga: Mengharukan, 12 Ribu Karyawan yang akan di PHK Membuat Video untuk Maskapai Penerbangan Ini )
"Jadi bagaimanapun kita merasa beban, RT-RW yang disalahkan. Kami mencoba untuk menenangkan masyarakatdengan menggalang dana dan memberikan nasi bungkus kepada masyarakat untuk meredam ini," tuturnya.
LMK Warakas berharap kasus bansos ini bisa diselesaikan dengan segera. Sebab dalam kondisi pandemi dan PSBB, bansos merupakan hal yang sangat dibutuhkan masyarakat. (Baca juga: Kapolsek Palepat Ditikam usai Razia Tambang Emas Ilegal di Bungo Jambi )
"Kita berupaya untuk melaporkan ini ke lurah dan camat dan dinas terkait. Sejauh ini kami minta 2x24 jam apabila tidak ada informasi dari penjelasan dinas. Kami meminta garansi dari pemerintah DKI pada hak kami pada tahapan pertama dan kedua," pungkasnya.
Zaenal pun bercerita jika masyarakat sudah sangat resah, sebab kelurahan tetangganya sudah ada yang dapat.Sehingga, banyak warga yang berasumsi bahwa RT-RW tuh yang telah memakan. (Baca juga: Mengharukan, 12 Ribu Karyawan yang akan di PHK Membuat Video untuk Maskapai Penerbangan Ini )
"Jadi bagaimanapun kita merasa beban, RT-RW yang disalahkan. Kami mencoba untuk menenangkan masyarakatdengan menggalang dana dan memberikan nasi bungkus kepada masyarakat untuk meredam ini," tuturnya.
LMK Warakas berharap kasus bansos ini bisa diselesaikan dengan segera. Sebab dalam kondisi pandemi dan PSBB, bansos merupakan hal yang sangat dibutuhkan masyarakat. (Baca juga: Kapolsek Palepat Ditikam usai Razia Tambang Emas Ilegal di Bungo Jambi )
"Kita berupaya untuk melaporkan ini ke lurah dan camat dan dinas terkait. Sejauh ini kami minta 2x24 jam apabila tidak ada informasi dari penjelasan dinas. Kami meminta garansi dari pemerintah DKI pada hak kami pada tahapan pertama dan kedua," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :