7 Orang Simpatisan OPM Diperiksa Terkait Kericuhan di Sorong
Jum'at, 27 November 2020 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Namun massa tidak terima dan melakukan perlawanan dengan menyerang aparat kepolisian menggunakan batu dan kayu. Empat anggota polisi dan satu wartawati mengalami luka serius akibat serangan massa dan langsung di larikan ke rumah sakit TNI AL dr Oetojo. (Baca Juga: 3 Prajurit Yonif 700 Raider yang Tertembak di Nduga Baru 1 Bulan Bertugas di Papua)
Dalam aksi itu, massa sempat mengibarkan bendera bintang kejora yang diklaim sebagai bendera Organsiasi Papua Merdeka. Dalam aksi massa kali ini, mereka hendak melakukan demo ke kantor Wali Kota Sorong untuk melakukan orasi menjelang 1 Desember yang diklaim sebagai HUT Papua Merdeka.
“Ada pemberitahuan ke Polres Sorong Kota bahwa mereka akan melakukan aksi dengan titik kumpul berada di Yohan dan di SPG. Informasinya mereka akan melakukan longmarch ke Kantor Wali Kota. Aksi ini dilakukan menurut mereka, karena ada peringatan Hari Kemerdekaan yang ke 23," kata Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, di lokasi bentrokan, Jumat (27/11/2020).
Situasi Kamtibmas hingga saat ini telah dapat dikendalikan aparat. Ary menghimbau agar warga masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Dia juga meminta kepada massa untuk tidak melakukan hal-hal yang Anarkis. Karena apabila hal itu dilakukan, maka pihak kepolisian tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur.
Dalam aksi itu, massa sempat mengibarkan bendera bintang kejora yang diklaim sebagai bendera Organsiasi Papua Merdeka. Dalam aksi massa kali ini, mereka hendak melakukan demo ke kantor Wali Kota Sorong untuk melakukan orasi menjelang 1 Desember yang diklaim sebagai HUT Papua Merdeka.
“Ada pemberitahuan ke Polres Sorong Kota bahwa mereka akan melakukan aksi dengan titik kumpul berada di Yohan dan di SPG. Informasinya mereka akan melakukan longmarch ke Kantor Wali Kota. Aksi ini dilakukan menurut mereka, karena ada peringatan Hari Kemerdekaan yang ke 23," kata Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, di lokasi bentrokan, Jumat (27/11/2020).
Situasi Kamtibmas hingga saat ini telah dapat dikendalikan aparat. Ary menghimbau agar warga masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Dia juga meminta kepada massa untuk tidak melakukan hal-hal yang Anarkis. Karena apabila hal itu dilakukan, maka pihak kepolisian tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur.
(nic)
Lihat Juga :