Kalah Judi dan Mabuk, Dua Pemuda Begal SertaTusuk Pemotor hingga Tewas

Jum'at, 27 November 2020 - 20:15 WIB
loading...
Kalah Judi dan Mabuk,...
Kalah judi dan di bawah pengaruh miras, MA (23) dan DL, (23) tega membegal dan menusuk pesepeda motor dengan pisau sangkur hingga meninggal. SINDOnews/Priyo
A A A
SLEMAN - Kalah judi dan di bawah pengaruh miras, MA (23) dan DL, (23) tega membegal dan menusuk pesepeda motor dengan pisau sangkur hingga meninggal. Tindakan itu dilakukam di Karangsari, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Rabu (11/11/2020) dini hari pukul 03.00 WIB.

MA warga Sorowajayan, Banguntapan, Bantul dan DL warga Sitisewu, Sosromenduran, Gedongtengen, Yogyakarta itu sekarang medekam di sel tahanan Mapolres Gunungkidul . Mereka diamankan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Petugas juga mengamankan 1 buah pisau sangkur dengan ujung pisau yang patah, satu unit sepeda motor matic AB 4354 MX yang digunakan sebagai sarana kejahatan tersangka sebagai barang bukti (BB).

Dir Resrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudi Satria mengatakan terungkapkan kasus ini setelah ada laporan ditemukan orang meninggal penuh luka di pinggir jalan depan rumah makan daerah Karangsari, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Rabu (11/11/2020). (Baca: 220 KPPS di Batanghari Jambi Reaktif COVID-19).

Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Kamis (19/11/2020) ada petunjuk tersangka berada di Bandung. Karena sempat meminta suatu barang ke alamat itu. Dari informasi tersebut petugas melakukan penangkapan keduaya di Bandung, Jumat (2011.2020). "Jadi setelah kejadian, kedua tersangka melarikan diri ke Bandung. Perjalanan ditempuh dengan menggunakan bus," kata Burkan saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Jumat (27/11/2020).

Burkan menjelaskan modus tersangka yakni dengan berkeliling untuk mencari sasaran. Saat melintas di lokasi kejadian, kedua tersangka melihat korban sendirian kemudian dipepet dan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. (Baca: Selisih Paham, Pelaku Pembacokan di Lapo Tuak Deliserdang Ditangkap).

Setelah korban terjatuh, dalam kondisi mabuk berat, tersangka menusuk korban pada bagian lengan kanan 9 kali, lengan kiri 2 kali, dada 4 kali dan dagu 3 kali. Selanjutnya, kedua tersangka mengambil tas, dan dompet milik korban. "Dompet korban berisi uang Rp 1.500.000 dan tas hitam didalamnya ada uang Rp 180.000. Semua uang habis untuk perjalanan ke Bandung," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebelum melakukan aksi kejahatan, kedua tersangka ini terlebih dahulu mengkonsumsi minuman keras. Sehingga pada saat melakukan aksinya, tersangka ini acak dalam mencari korbannya. "Pengakuan lain yakni tersangka ini kalah dalam judi online, sekitar 8 juta, sehingga mencari gantinya. Keseharianya mereka jualan top up game dan mereka ikut bermain," terangnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Anggota TNI Bakal Sikat...
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
Pelaku Begal Kian Brutal,...
Pelaku Begal Kian Brutal, Pengamat: Sebaiknya Tembak di Tempat karena Masuk Kejahatan Terorisme
Natalius Pigai Larang...
Natalius Pigai Larang Tembak Begal di Tempat, Polda Metro Jaya Buka Suara
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rekomendasi
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Berita Terkini
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved