Dikenal Sering Merantau, Warga Sukoharjo Ini Ditangkap Densus 88 Anti Teror
Jum'at, 27 November 2020 - 06:19 WIB
loading...
A
A
A
Ketua RT 1 RW 4, Sukimin mengatakan, warganya ini sering merantau ke luar pulau Jawa. Sebelum ke Kalimantan, Siswanto pernah merantau ke Sumatera Barat. Dia tak paham apa usaha Siswanto di perantauan. "Saya tak tahu apa usahanya. Tahunya kerja saja. Sebelum ke Kalimantan, pernah berapa tahun merantau ke Sumatera Barat," ujarnya.
Menurut Sukimin, pasca penangkapan terhadap Siswanto oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, dirinya belum dikontak lagi untuk menjadi saksi penggeledahan rumah Siswanto. (Baca juga: Ini Trik Dukun Cabul di Semarang untuk Puaskan Napsunya dengan Memperdayai 9 Gadis Belia )
Sebelumnya Siswanto ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, saat berada di Ceper, Klaten. Siswanto dibekuk Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, karena diduga menjabat sebagai ketua tim Laznah yang berperan dalam penentuan Amir Jamaah Islamiah (JI).
Siswanto pun diduga hadir dalam kegiatan pertemuan Laznah pada bulan Oktober 2019 di daerah Gunung Kidul, dan merupakan kandidat calon amir Jamaah Islamiah (JI) yang baru. Selain memiliki satu orang istri, Siswanto memiliki sembilan orang anak.
Menurut Sukimin, pasca penangkapan terhadap Siswanto oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, dirinya belum dikontak lagi untuk menjadi saksi penggeledahan rumah Siswanto. (Baca juga: Ini Trik Dukun Cabul di Semarang untuk Puaskan Napsunya dengan Memperdayai 9 Gadis Belia )
Sebelumnya Siswanto ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, saat berada di Ceper, Klaten. Siswanto dibekuk Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, karena diduga menjabat sebagai ketua tim Laznah yang berperan dalam penentuan Amir Jamaah Islamiah (JI).
Siswanto pun diduga hadir dalam kegiatan pertemuan Laznah pada bulan Oktober 2019 di daerah Gunung Kidul, dan merupakan kandidat calon amir Jamaah Islamiah (JI) yang baru. Selain memiliki satu orang istri, Siswanto memiliki sembilan orang anak.
(eyt)
Lihat Juga :