Dengar Kabar Anak Diperkosa, Pria 60 Tahun Bunuh Dua Orang di Bekasi
Senin, 11 Mei 2020 - 19:38 WIB
loading...
Andiyanto (60) ditangkap petugas Polrestro Bekasi lantaran membunuh dua tetangganya yakni, SR dan SA menggunakan linggis.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
BEKASI - Andiyanto (60) ditangkap petugas Polrestro Bekasi lantaran membunuh dua tetangganya yakni, SR dan SA menggunakan linggis. Pembunuhan sadis ini terjadi di Kampung Rawa Bebek RT 4/15, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu, 10 Mei 2020 kemarin.
Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko mengatakan, setelah kejadian tersebut, petugas langsung mengamankan tersangka berikut barang bukti alat untuk menganiaya korban hingga tewas.”Tersangka terbawa emosi lantaran mendapatkan kabar anaknya diperkosa oleh kedua anak korban,” kata Wijonarko kepada wartawan Senin (11/5/2020).
Menurut Wijonarko, pelaku yang mendapat kabar tersebut mendatangi rumah kontrakan korban yang tak jauh dari kediamannya di Kampung Rawa Bebek.”Pelaku langsung menghabisi korban. Dua korban itu orang tua dari anak-anak yang diduga memerkosa anak pelaku,” ujarnya.
Wijonarko menuturkan, kedua korban tewas setelah dihantam linggis oleh pelaku berulang kali. Kedua pun meregang nyawa di RSUD Kota Bekasi akibat luka robek, memar dan patah tulang pada bagian kepala.
Wijonarko menceritakan, pelaku mendatangi rumah kontrakan korban di lantai dua. Pelaku lebih dahulu mematikan saklar listriknya. Lalu masuk ke kontrakan dan menghantam beberapa kali kedua korban menggunakan linggis.”Tidak ada perlawanan karena kedua korban sedang tertidur. Saklar lampu juga dimatikan pelaku,” jelasnya.
Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko mengatakan, setelah kejadian tersebut, petugas langsung mengamankan tersangka berikut barang bukti alat untuk menganiaya korban hingga tewas.”Tersangka terbawa emosi lantaran mendapatkan kabar anaknya diperkosa oleh kedua anak korban,” kata Wijonarko kepada wartawan Senin (11/5/2020).
Menurut Wijonarko, pelaku yang mendapat kabar tersebut mendatangi rumah kontrakan korban yang tak jauh dari kediamannya di Kampung Rawa Bebek.”Pelaku langsung menghabisi korban. Dua korban itu orang tua dari anak-anak yang diduga memerkosa anak pelaku,” ujarnya.
Wijonarko menuturkan, kedua korban tewas setelah dihantam linggis oleh pelaku berulang kali. Kedua pun meregang nyawa di RSUD Kota Bekasi akibat luka robek, memar dan patah tulang pada bagian kepala.
Wijonarko menceritakan, pelaku mendatangi rumah kontrakan korban di lantai dua. Pelaku lebih dahulu mematikan saklar listriknya. Lalu masuk ke kontrakan dan menghantam beberapa kali kedua korban menggunakan linggis.”Tidak ada perlawanan karena kedua korban sedang tertidur. Saklar lampu juga dimatikan pelaku,” jelasnya.
Lihat Juga :