Koalisi Perjuangan Rakyat Sukabumi Desak Polri Tangkap Habib Rizieq
Kamis, 26 November 2020 - 15:43 WIB
loading...
Koalisi Perjuangan Rakyat Sukabumi berunjuk rasa menuntut penangkapan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab di Monumen Perjuangan Bojongkokosan, Sukabumi, Kamis (26/11/2020). Foto/Istimewa
A
A
A
SUKABUMI - Aksi penolakan terhadap kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq terus meluas di Provinsi Jawa Barat. Setelah Bandung, Indramayu, dan Cirebon, aksi serupa juga digelar di Sukabumi.
Bahkan, dalam aksi unjuk rasa yang digelar di Monumen Perjuangan Bojongkokosan, Sukabumi, Kamis (26/11/2020), para pengunjuk rasa yang menamakan diri Koalisi Perjuangan Rakyat Sukabumi mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk menangkap Habib Rizieq.
Koordinator aksi, Andi Zulfikar, SPd menyatakan, Habib Rizieq patut ditangkap karena telah melabrak protokol pencegahan COVID-19 sejak tiba di Tanah Air dari Arab Saudi, beberapa waktu lalu.(Baca juga: Sat Reskirm Polres Majalengka Ringkus Pencuri Kendaraan Lintas Daerah )
Bahkan, Andi menuding Habib Rizieq telah berbuat makar karena telah terbukti memprovokasi, mengadu domba rakyat l, dan sengaja membuat kekacauan di Negeri ini dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bahkan, dalam aksi unjuk rasa yang digelar di Monumen Perjuangan Bojongkokosan, Sukabumi, Kamis (26/11/2020), para pengunjuk rasa yang menamakan diri Koalisi Perjuangan Rakyat Sukabumi mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk menangkap Habib Rizieq.
Koordinator aksi, Andi Zulfikar, SPd menyatakan, Habib Rizieq patut ditangkap karena telah melabrak protokol pencegahan COVID-19 sejak tiba di Tanah Air dari Arab Saudi, beberapa waktu lalu.(Baca juga: Sat Reskirm Polres Majalengka Ringkus Pencuri Kendaraan Lintas Daerah )
Bahkan, Andi menuding Habib Rizieq telah berbuat makar karena telah terbukti memprovokasi, mengadu domba rakyat l, dan sengaja membuat kekacauan di Negeri ini dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Lihat Juga :