Anak Gadis Terlibat Percintaan Sesama Jenis, Seorang Bapak Ditembak Mati di Masjid
Rabu, 25 November 2020 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Diterangkan Kaharno, Shinta dan Iin sempat berselisih paham yang disebabkan oleh ucapan yang menyinggung perasaan. Hingga keluarga pelaku tidak menerima perkataan anak korban. "Awalnya anak pelaku yang merasa tersinggung ini mengadu ke orang tuanya, barulah kemudian keluarga mengadukan ke pemerintah desa," ucapnya.
Setelah diadakan musyawarah antar kedua belah pihak. Ternyata masih belum menemui titik terang sehingga kembali dilanjutkan musyawarah di Masjid Nurul Iman Desa Sungai Ceper. (Baca juga: Kemenag Pasok Naskah Khutbah Jumat, DMI Blitar Sebut Khatib Independen )
"Karena musyawarah pertama gagal, maka diadakanlah musyawarah kedua yang dilakukan di Masjid Nurul Iman. Kala itu pelaku merasa tersinggung karena dari pihak korban yang datang cuma tiga orang, sementara keluarga pelaku banyak yang datang," ungkapnya.
"Karena itu pelaku langsung mengatakan 'kalau seperti ini lebih baik tidak usah damai'. Kemudian pelaku memaki seluruh kami (perangkat desa) dan pihak keluarga korban," ungkapnya.
Setelah diadakan musyawarah antar kedua belah pihak. Ternyata masih belum menemui titik terang sehingga kembali dilanjutkan musyawarah di Masjid Nurul Iman Desa Sungai Ceper. (Baca juga: Kemenag Pasok Naskah Khutbah Jumat, DMI Blitar Sebut Khatib Independen )
"Karena musyawarah pertama gagal, maka diadakanlah musyawarah kedua yang dilakukan di Masjid Nurul Iman. Kala itu pelaku merasa tersinggung karena dari pihak korban yang datang cuma tiga orang, sementara keluarga pelaku banyak yang datang," ungkapnya.
"Karena itu pelaku langsung mengatakan 'kalau seperti ini lebih baik tidak usah damai'. Kemudian pelaku memaki seluruh kami (perangkat desa) dan pihak keluarga korban," ungkapnya.
Lihat Juga :