DPO Kasus Pembunuhan di Kolaka Berhasil Dibekuk di Makassar
Senin, 23 November 2020 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi pelaku merupakan buronan kasus pembunuhan terhadap salah seorang ibu rumah tangga di Kolaka. Lelaki AN ini mencekoki korban dengan obat racikan, kemudian menyetubuhi, dan mengambil ponsel milik korban," tutur Agus.
Pembunuhan terhadap korban berinisial NH, lanjut Agus, terjadi di dalam kamar hotel di Kecamatan Latambaga, Senin (16/11/2020) lalu, sekitar pukul 21.30 Wita. Mayat korban ditemukan sehari setelah kejadian oleh karyawan hotel, berinisial ED.
"Pelaku berkenalan lewat media sosial Facebook. Berlanjut ke WhatsApp. Modusnya menawarkan obat herbal yang bisa mengatasi segala penyakit dalam. Diajak lagi ketemu di hotel itu. Ternyata pelaku memaksa korban bersetubuh," jelas Agus.
Karena korban terus mengelak, pelaku lalu mencekoki dua pil racikan obat berdosis tinggi, sampai tak sadarkan diri. AN leluasa menggerayangi tubuh NH.
Baca Juga: Hasil Otopsi Pastikan Korban Pembunuhan, Polres Tulungagung Belum Tetapkan Tersangka
"Hasil interogasi dua kali pelaku menyetubuhi korban. Sampai meninggal dunia, ponsel korban dibawa lari dan dijual di Kendari," papar Agus.
Pembunuhan terhadap korban berinisial NH, lanjut Agus, terjadi di dalam kamar hotel di Kecamatan Latambaga, Senin (16/11/2020) lalu, sekitar pukul 21.30 Wita. Mayat korban ditemukan sehari setelah kejadian oleh karyawan hotel, berinisial ED.
"Pelaku berkenalan lewat media sosial Facebook. Berlanjut ke WhatsApp. Modusnya menawarkan obat herbal yang bisa mengatasi segala penyakit dalam. Diajak lagi ketemu di hotel itu. Ternyata pelaku memaksa korban bersetubuh," jelas Agus.
Karena korban terus mengelak, pelaku lalu mencekoki dua pil racikan obat berdosis tinggi, sampai tak sadarkan diri. AN leluasa menggerayangi tubuh NH.
Baca Juga: Hasil Otopsi Pastikan Korban Pembunuhan, Polres Tulungagung Belum Tetapkan Tersangka
"Hasil interogasi dua kali pelaku menyetubuhi korban. Sampai meninggal dunia, ponsel korban dibawa lari dan dijual di Kendari," papar Agus.
Lihat Juga :