Ketersedian Daya Listrik Hambat Akses Telekomunikasi di Wilayah Perbatasan Mubur
Senin, 23 November 2020 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Jeprizal mengungkapkan, secara impulsif PJ Bupati KKA Eko Sumbaryadi menyampaikan kepada pihak PLN melalui ULP PLN Tarempa agar dapat menyediakan kebutauhan daya listrik untuk operasional tower Telekomunikasi Telkomsel di Desa Mubur selama 24 jam penuh tanpa melakukan penyalaan bergilir kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Kepualuan Anambas berharap kebutuhan 24 jam sumber daya listrik dapat dicarikan solusi, agar tower Telkomsel di desa Mubur dapat beroperasi dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Percepatan mewujudkan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Siantan Utara. Mengingat kebutuhan listrik dan telekokunikasi sudah menjadi kebutuhan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi dan sumber daya manusia,"jelasnya.
Sayangnya Dalam rapat tersebut, lanjut dia, pihak ULP PLN Tarempa belum sanggup menyediakan kebutuhan 24 jam sumber daya listrik, saat ini pihak ULP PLN Tarempa hanya bisa menyediakan kebutuhan 14 jam listrik, untuk kapasitas pembangkit.
Pihak PLN sekarang sudah mengupayakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tambahan, sekarang sudah berada di Tanjungpinang, sedang dilakukan pengecekan Kelayakan Operasi sebelum dikirim ke Desa Mubur, terkait belum dapat beroperasi 24 jam pihak PLN terganjal masalah Operator Pembangkit (PLTD) tersebut.
“Untuk saat ini, PLN baru sanggup menyediakan kebutuhan suplai daya listrik 14 jam, terkait ULP PLN Tarempa belum dapat menambah jumlah Operator pembangkit tersebut, artinya kita masih kekurangan kebutuhan 10 jam, untuk itu kita masih mencarikan solusi,” sesalnya.
“Pemerintah Kabupaten Kepualuan Anambas berharap kebutuhan 24 jam sumber daya listrik dapat dicarikan solusi, agar tower Telkomsel di desa Mubur dapat beroperasi dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Percepatan mewujudkan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Siantan Utara. Mengingat kebutuhan listrik dan telekokunikasi sudah menjadi kebutuhan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi dan sumber daya manusia,"jelasnya.
Sayangnya Dalam rapat tersebut, lanjut dia, pihak ULP PLN Tarempa belum sanggup menyediakan kebutuhan 24 jam sumber daya listrik, saat ini pihak ULP PLN Tarempa hanya bisa menyediakan kebutuhan 14 jam listrik, untuk kapasitas pembangkit.
Pihak PLN sekarang sudah mengupayakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tambahan, sekarang sudah berada di Tanjungpinang, sedang dilakukan pengecekan Kelayakan Operasi sebelum dikirim ke Desa Mubur, terkait belum dapat beroperasi 24 jam pihak PLN terganjal masalah Operator Pembangkit (PLTD) tersebut.
“Untuk saat ini, PLN baru sanggup menyediakan kebutuhan suplai daya listrik 14 jam, terkait ULP PLN Tarempa belum dapat menambah jumlah Operator pembangkit tersebut, artinya kita masih kekurangan kebutuhan 10 jam, untuk itu kita masih mencarikan solusi,” sesalnya.
Lihat Juga :