Berjarak 500 Meter dari Rumah Habib Rizieq, Inilah Mausoleum OG Khow Senilai Rp3,2 Miliar
Sabtu, 21 November 2020 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Batavia 1740 juga menceritakan saat pembangunan makam ini mengimpor keramik dari Italia. Tak heran, biaya pembangunan Mausoleum sangat mahal. “Biayanya hampir 200 ribu poundsterling. Kalau dikonversikan saat ini sekitar Rp3,2 miliar,” ujar Sejarawan dan Pemerhati Kota Tua Chandrian Attahiriyat.
Mingguan Sin Po edisi Februari 1932 menulis makam ini lebih mewah dari makam miliarder Amerika, Rockefeller saat itu. Seorang warga menyebut sekitar makam menceritakan dahulu saat malam, Mausoleum terang benderang dengan lampu kristal yang menggantung di plafon.
Buku ini juga menjelaskan bila OG Khow merupakan tuan tanah di sekitar Tambun, pemilik perkebunan tebu dan Bank Than Kie. Saat rumah sakit Jang Seng Ie (sekarang RS Husada) di Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat dibangun, OG Khow merupakan ketua yayasan yang menyandang dana pembangunan rumah sakit.
Yahudi dan Tentara Jepang
Selain Mausoleum, ada juga tiga makam Yahudi di blok A. Makam ini juga unik karena berbentuk segitiga layaknya rumah. Kondisi tiga makam itu nyaris tak terawat. Satu makam terlihat berlubang di atap segitiganya dan nisan yang telah pecah, satu lainnya terlihat ada coretan di batu nisan.
Satu lainnya, kondisi jauh lebih baik. Meski nisan telah memburam, namun masih cukup bagus dengan pilokan kuning 118 tepat di atas nisan. (Baca juga: Mengenal Menara ATC Tintin Kemayoran, Saksi Sejarah Kejayaan Penerbangan Indonesia)
“Sudah tidak ada keluarganya,” kata Agus, penjaga makam di TPU Petamburan.
Mingguan Sin Po edisi Februari 1932 menulis makam ini lebih mewah dari makam miliarder Amerika, Rockefeller saat itu. Seorang warga menyebut sekitar makam menceritakan dahulu saat malam, Mausoleum terang benderang dengan lampu kristal yang menggantung di plafon.
Buku ini juga menjelaskan bila OG Khow merupakan tuan tanah di sekitar Tambun, pemilik perkebunan tebu dan Bank Than Kie. Saat rumah sakit Jang Seng Ie (sekarang RS Husada) di Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat dibangun, OG Khow merupakan ketua yayasan yang menyandang dana pembangunan rumah sakit.
Yahudi dan Tentara Jepang
Selain Mausoleum, ada juga tiga makam Yahudi di blok A. Makam ini juga unik karena berbentuk segitiga layaknya rumah. Kondisi tiga makam itu nyaris tak terawat. Satu makam terlihat berlubang di atap segitiganya dan nisan yang telah pecah, satu lainnya terlihat ada coretan di batu nisan.
Satu lainnya, kondisi jauh lebih baik. Meski nisan telah memburam, namun masih cukup bagus dengan pilokan kuning 118 tepat di atas nisan. (Baca juga: Mengenal Menara ATC Tintin Kemayoran, Saksi Sejarah Kejayaan Penerbangan Indonesia)
“Sudah tidak ada keluarganya,” kata Agus, penjaga makam di TPU Petamburan.
Lihat Juga :