Berjarak 500 Meter dari Rumah Habib Rizieq, Inilah Mausoleum OG Khow Senilai Rp3,2 Miliar
Sabtu, 21 November 2020 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Letak ketiga makam ini di blok A1 TPU itu. Dua di antaranya saling berhadapan sejarak satu meter, sementara satu lainnya berada berjarak 20 meter dari keduanya.
Berbeda dengan makam lainnya, makam Yahudi berbentuk segitiga seperti rumah. Dalam tulisan nisan terdapat lambang bintang Daud dan tulisan Ibrani. Di bawah keduanya, identitas jenazah, salah satunya Joshua Moses Care yang meninggal 14 Januari 1942.
Chandrian mengatakan makam itu bukanlah yang pertama di Jakarta. Ada makam Yahudi yang jauh lebih tua di TPU Kebon Jahe, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kedatangan bangsa Yahudi berawal dari kedatangan VOC sekitar abad 16. Banyak warga Eropa - Yahudi kemudian berdagang di Tanah Abang dan Pasar Baru. “Jumlahnya hanya puluhan. Dahulu tak ada Israel. Bangsa ini menyebar ke daratan Eropa,” ucapnya.
![Berjarak 500 Meter dari Rumah Habib Rizieq, Inilah Mausoleum OG Khow Senilai Rp3,2 Miliar]()
Foto: Kuil Jepang di Mausoleum
Selain dua makam itu, ada pula Kuil Jepang. Warnanya cukup mencolok dengan putih - abu. Berpagar hitam, makam ini cukup terawat. Rumput kecil hijau mengelilingi makam tersebut.
Dia menyebutkan di dalamnya terdapat guci abu. Jumlahnya mencapai puluhan dan tertata rapih. Tiap guci bertulis huruf Jepang. “Itu adalah abu tentara Jepang yang gugur di Indonesia. Kebanyakan jenazahnya dibuat kuil,” kata Chandrian.
Berbeda dengan makam lainnya, makam Yahudi berbentuk segitiga seperti rumah. Dalam tulisan nisan terdapat lambang bintang Daud dan tulisan Ibrani. Di bawah keduanya, identitas jenazah, salah satunya Joshua Moses Care yang meninggal 14 Januari 1942.
Chandrian mengatakan makam itu bukanlah yang pertama di Jakarta. Ada makam Yahudi yang jauh lebih tua di TPU Kebon Jahe, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kedatangan bangsa Yahudi berawal dari kedatangan VOC sekitar abad 16. Banyak warga Eropa - Yahudi kemudian berdagang di Tanah Abang dan Pasar Baru. “Jumlahnya hanya puluhan. Dahulu tak ada Israel. Bangsa ini menyebar ke daratan Eropa,” ucapnya.

Foto: Kuil Jepang di Mausoleum
Selain dua makam itu, ada pula Kuil Jepang. Warnanya cukup mencolok dengan putih - abu. Berpagar hitam, makam ini cukup terawat. Rumput kecil hijau mengelilingi makam tersebut.
Dia menyebutkan di dalamnya terdapat guci abu. Jumlahnya mencapai puluhan dan tertata rapih. Tiap guci bertulis huruf Jepang. “Itu adalah abu tentara Jepang yang gugur di Indonesia. Kebanyakan jenazahnya dibuat kuil,” kata Chandrian.
(jon)
Lihat Juga :