Mencekam, Sekelompok Pemuda Serang Gudang Beras di Indihiang Tasikamalaya
Rabu, 18 November 2020 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Namun, kata Roni, saat seorang karyawan bernama Agus masuk ke ruangan duduk dan berbicara, tiba-tiba perwakilan pemuda tersebut memukul Agus.
"Saya juga dikeroyok oleh sekelompok pemuda tersebut. Bahkan tangan dan kaki saya dikunci para pemuda tersebut hingga beberapa stik biliard yang ada di sekitar lokasi pun patah dipukulkan ke saya," kata Roni. (Baca: Uang Nasabah Rp 72 Juta di Rekening Raib, Ini Tanggapan Maybank).
Akibatnya, Roni dan Agus sempat dilarikan ke IGD RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya untuk divisum karena mengalami luka di bagian kepala. "Tas milik saya yang berisi uang sekitar Rp 9 juta hilang diduga diambil oleh sekelompok pemuda tersebut," sebutnya.
Kapolsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, hingga kini kasus penganiayaan dan perusakan tersebut masih dalam penyelidikan. (Baca: Sakit Tak Kunjung Sembuh, Petani di Deliserdang Pilih Gantung Diri).
"Dugaan penyebab kejadian tersebut masih dalam penyelidikan, karena kita mengutamakan untuk memulihkan situasi dan membubarkan sekelompok massa yang diduga dari daerah Panjalu tersebut, agar situasi tetap kondusif," terang Didik.
Hingga, Rabu (18/11/2020) dini hari polisi dari Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tasikmalaya dan Polsek Indihiang masih melakukan olah TKP dan bersiaga di lokasi guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Sementara para korban yang mengalami penyerangan dan pengeroyokan diarahkan ke Papolresta Tasikmalaya untuk membuat laporan.
"Saya juga dikeroyok oleh sekelompok pemuda tersebut. Bahkan tangan dan kaki saya dikunci para pemuda tersebut hingga beberapa stik biliard yang ada di sekitar lokasi pun patah dipukulkan ke saya," kata Roni. (Baca: Uang Nasabah Rp 72 Juta di Rekening Raib, Ini Tanggapan Maybank).
Akibatnya, Roni dan Agus sempat dilarikan ke IGD RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya untuk divisum karena mengalami luka di bagian kepala. "Tas milik saya yang berisi uang sekitar Rp 9 juta hilang diduga diambil oleh sekelompok pemuda tersebut," sebutnya.
Kapolsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya Kompol Didik Rohim Hadi mengatakan, hingga kini kasus penganiayaan dan perusakan tersebut masih dalam penyelidikan. (Baca: Sakit Tak Kunjung Sembuh, Petani di Deliserdang Pilih Gantung Diri).
"Dugaan penyebab kejadian tersebut masih dalam penyelidikan, karena kita mengutamakan untuk memulihkan situasi dan membubarkan sekelompok massa yang diduga dari daerah Panjalu tersebut, agar situasi tetap kondusif," terang Didik.
Hingga, Rabu (18/11/2020) dini hari polisi dari Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tasikmalaya dan Polsek Indihiang masih melakukan olah TKP dan bersiaga di lokasi guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Sementara para korban yang mengalami penyerangan dan pengeroyokan diarahkan ke Papolresta Tasikmalaya untuk membuat laporan.
(nag)
Lihat Juga :