Tewas Membusuk, Pemakaman Pria Blitar Pakai Protap COVID-19
Minggu, 10 Mei 2020 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
"Belum diketahui penyebab pastinya (meninggal dunia)," ujar Krisna Yekti. Seluruh petugas medis RSUD Ngudi Waluyo Wlingi yang terlibat pemakaman, mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19.
Menurut Krisna Yekti, pengambilan langkah protokoler Covid-19 bertujuan untuk antisipasi. Sebab dikhawatirkan kematian yang bersangkutan disebabkan COVID-19. "Prosedur yang dilakukan (pemakaman) sebagai antisipasi," pungkas dia.
Tercatat pada 8 Mei 2020, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 di Kabupaten Blitar sebanyak 794. Jumlah ODP yang selesai dipantau 14 hari 705, ODP meninggal dunia 9, ODP dalam proses pemantauan 73 dan ODP yang menjalani rawat inap 7.
Sedangkan jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) 31 orang, perinciannya 18 orang pulang, masih dirawat 6 orang dan meninggal dunia 7 orang. Sementara jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 8 orang, dengan perincian menjalani observasi 5 orang, sembuh 1 orang dan meninggal dunia 2 orang.
Menurut Krisna Yekti, pengambilan langkah protokoler Covid-19 bertujuan untuk antisipasi. Sebab dikhawatirkan kematian yang bersangkutan disebabkan COVID-19. "Prosedur yang dilakukan (pemakaman) sebagai antisipasi," pungkas dia.
Tercatat pada 8 Mei 2020, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 di Kabupaten Blitar sebanyak 794. Jumlah ODP yang selesai dipantau 14 hari 705, ODP meninggal dunia 9, ODP dalam proses pemantauan 73 dan ODP yang menjalani rawat inap 7.
Sedangkan jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) 31 orang, perinciannya 18 orang pulang, masih dirawat 6 orang dan meninggal dunia 7 orang. Sementara jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 8 orang, dengan perincian menjalani observasi 5 orang, sembuh 1 orang dan meninggal dunia 2 orang.
(nth)
Lihat Juga :