Sasar 34.408 KK, BLT Dana Desa di Kabupaten OKI Mulai Disalurkan

Minggu, 10 Mei 2020 - 18:58 WIB
loading...
Sasar 34.408 KK, BLT...
Penyerahan Bantuan Tunai di Desa-Desa di OKI. Foto/SINDOnews/NovanWijaya
A A A
OKI - Bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) yang dialokasikan untuk masyarakat desa yang terdampak Corona di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai disalurkan. BLT dana desa ini menyasar 32.408 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 314 desa dan 18 Kecamatan.

Di Desa Anyar, Kecamatan Kota Kayuagung, sebanyak 134 kepala keluarga (KK) menerima bantuan. Pihak desa menganggarkan dana desa mencapai Rp241 juta untuk mengcover 134 warganya yang terdampak Corona. ( Baca:Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Dekati Angka 15 Ribu )

Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit. “Kami berterima kasih atas kebijakan pemerintah pusat juga pemerintah daerah yang mempercepat penyaluran bantuan,” ungkap Andi (37), warga Desa Anyar Kayuagung.

Di Kecamatan Cengal, beberapa desa yang berada di pesisir timur OKI itu juga telah menyalurkan bantuan, antara lain Desa Sungai Ketupak, Kuala Sungai Pasir, juga Desa Pantai Harapan.

Sementara di Kecamatan Lempuing Jaya, pemerintah kecamatan menginisiasi pemdes setempat untuk menyampaikan bantuan tersebut door to door. Penyaluran BLT-DD Bulan April itu diantar langsung oleh aparat desa didampingi babinsa dan bhabinkamtibmas ke rumah-rumah warga.

“Menerapkan jaga jarak juga menghindari kerumunan,” kata Camat Lempuing Jaya Hendra Anggara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten OKI Hj. Nursula, S. Sos, mengatakan BLT dana desa di OKI besarannya Rp 600 ribu per KK per bulan, selama tiga bulan, yaitu April, Mei, dan Juni 2020.

"Sudah mulai disalurkan sejak minggu ini. Ada sebanyak 34.408 Kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Mereka merupakan hasil pendataan relawan desa yang sebelumnya telah dimusyawarahkan melalui musdes yang kemudiaan dituangkan dalam perkades yang disahkan oleh camat setempat," ungkap Nursula, Minggu, (10/5).

Dijelaskannya, hal tersebut karena dana desa tahap pertama sudah masuk rekening desa dan desa sebagian besar sudah melaksanakan musyawarah desa (musdes).

Dari 314 desa di Kabupaten OKI, terang dia, yang telah menerima transfer dana desa ke rekening kas desa (RKD) sebanyak 232 desa. Sementara desa yang sudah mulai mencairkan dan menyalurkan BLT-DD sebanyak 176 desa.

“Sisanya masih berproses. Penyaluran berdasarkan proses verifikasi dengan prinsip kehati-hatian” tambahnya.

Nursula menegaskan bahwa masyarakat yang berhak mendapatkan BLT DD harus memiliki beberapa kriteria. Mulai dari kehilangan mata pencaharian, punya penyakit menahun /kronis, belum terdata sama sekali mendapatkan BLT DD, dan belum masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

"Kriteria sudah jelas. Sekarang tinggal pendataan dibawah secara valid," ujar dia.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Penyelewengan...
Cegah Penyelewengan Dana Desa, Misbakhun Dorong Kades di Pasuruan Paham Pengelolaan Keuangan
Dana Desa Jadi Kunci...
Dana Desa Jadi Kunci Masa Depan Lebih Sehat bagi Anak Indonesia
Modus Salurkan Kredit...
Modus Salurkan Kredit Fiktif, Pegawai BUMDes di Kulonprogo Korupsi Rp1,058 Miliar
Sekdes di Rembang Ditahan...
Sekdes di Rembang Ditahan Kejaksaan Gara-gara Korupsi Dana Desa Rp400 Juta untuk Game Online
Masyarakat Baduy Tolak...
Masyarakat Baduy Tolak Bantuan Dana Desa Rp2,5 Miliar, Ini Alasannya
Kades di Pasuruan Dibekali...
Kades di Pasuruan Dibekali Cara Teknis Penggunaan Dana Desa
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
Cegah Kades Terjerat...
Cegah Kades Terjerat Kasus Hukum, Kejagung Diminta Latih Pengelolaan Dana Desa
Rekomendasi
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved