Soal Kerumunan Pendukung HRS, Eksponen 98 Sebut Gubernur Jabar Harus Bertanggungjawab
Selasa, 17 November 2020 - 09:30 WIB
loading...
Soal Kerumunan Pendukung HRS, Eksponen 98 Sebut Gubernur Jabar Harus Bertanggungjawab. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Eksponen 98 dari berbagai organisasi menilai, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut bertanggungjawab karena dinilai lalai sehingga terjadi pelanggaran protokol kesehatan para pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS).
Mestinya, kepolisian juga memanggil Emil seperti halnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Perwakilan eksponen 98 Abdul Salam Nur Ahmad mengatakan, Emil terkesan membiarkan adanya kegiatan di Jawa Barat tepatnya di Mega Mendung, Kabupaten Bogor yang diikuti ribuan pendukung Habib Rizieq Shihab.
"Kenapa tidak ada upaya pencegahan, padahal itu jelas-jelas melanggar protokol kesehatan. Mestinya, dia memimpin koordinasi dengan kepala daerah di bawahnya terkait pencegahan kedatangan warganya ke acara pernikahan anak Habib Rizieq Shihab di DKI Jakarta," katanya dalam keterangan resminya, Selasa (17/11/2020).
Dia meyakini, acara yang berlangsung di Petamburan itu banyak dihadiri warga yang berasal dari Jawa Barat.
Mestinya, Gubernur Jabar koordinasi, jangan sampai warganya datang ke Jakarta. Menurut dia, hal itu bentuk kelalaian dalam mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.
"Sudah jelas kok aturan protokol kesehatan itu apa saja. Bahkan dia sendiri yang mengampanyekan protokol kesehatan ke masyarakat. Tapi kenapa kemarin diam, seolah-olah tak terjadi apa-apa," ujarnya.
Terlebih, lanjut dia, selama ini pemerintah sudah menganggarkan biaya besar untuk penanganan pandemi virus Corona.
Mestinya, kepolisian juga memanggil Emil seperti halnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Perwakilan eksponen 98 Abdul Salam Nur Ahmad mengatakan, Emil terkesan membiarkan adanya kegiatan di Jawa Barat tepatnya di Mega Mendung, Kabupaten Bogor yang diikuti ribuan pendukung Habib Rizieq Shihab.
"Kenapa tidak ada upaya pencegahan, padahal itu jelas-jelas melanggar protokol kesehatan. Mestinya, dia memimpin koordinasi dengan kepala daerah di bawahnya terkait pencegahan kedatangan warganya ke acara pernikahan anak Habib Rizieq Shihab di DKI Jakarta," katanya dalam keterangan resminya, Selasa (17/11/2020).
Dia meyakini, acara yang berlangsung di Petamburan itu banyak dihadiri warga yang berasal dari Jawa Barat.
Mestinya, Gubernur Jabar koordinasi, jangan sampai warganya datang ke Jakarta. Menurut dia, hal itu bentuk kelalaian dalam mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.
"Sudah jelas kok aturan protokol kesehatan itu apa saja. Bahkan dia sendiri yang mengampanyekan protokol kesehatan ke masyarakat. Tapi kenapa kemarin diam, seolah-olah tak terjadi apa-apa," ujarnya.
Terlebih, lanjut dia, selama ini pemerintah sudah menganggarkan biaya besar untuk penanganan pandemi virus Corona.
Lihat Juga :