Mengenal Rebana Metropolitan, Motor Penggerak Ekonomi Jabar Masa Depan
Selasa, 17 November 2020 - 08:54 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa pengembangan kawasan industri yang diutamakan di Rebana Metropolitan meliputi area Subang Barat, Indramayu, Kertajati, Jatiwangi, Cirebon, Krangkeng, Tukdana, Balongan, Butom, Losarang, Patrol, serta Patimban.
Adapun dukungan infrastruktur yang sudah ada di kawasan Rebana Metropolitan antara lain jalan nasional, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Palimanan-Kanci (Palikanci), rel Cikampek-Cirebon, Pelabuhan Balongan, Cirebon, dan Patimban (tahap I), BIJB Kertajati, serta terminal Subang, Indramayu, dan Cirebon.
Pasokan energi juga sudah tersedia, antara lain lewat dam di Cipancuh, Jatigede dan Setupatok. Lalu, kilang minyak Balongan, geothermal di Ciremai, hydro power Jatigede, hingga PLTU di Indramayu.
Dalam pengembangan dan pengelolaan Rebana Metropolitan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya akan membentuk badan otorita khusus yang dikepalai pejabat setara eselon II. Badan otorita ini bertugas mengoordinasikan 13 titik kota baru di Rebana Metropolitan.
"Rebana sudah menjadi atensi presiden, akan ada banyak dana APBN mengalir. Ini bukan industri pabrik-pabrik, tapi ada kotanya. Kita membantu menyiapkan konsep, agar semua betah di Rebana," ujar Ridwan Kamil.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, jika rencana pengembangan Rebana Metropolitan berhasil, lima juta lapangan pekerjaan akan hadir.
Adapun dukungan infrastruktur yang sudah ada di kawasan Rebana Metropolitan antara lain jalan nasional, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Palimanan-Kanci (Palikanci), rel Cikampek-Cirebon, Pelabuhan Balongan, Cirebon, dan Patimban (tahap I), BIJB Kertajati, serta terminal Subang, Indramayu, dan Cirebon.
Pasokan energi juga sudah tersedia, antara lain lewat dam di Cipancuh, Jatigede dan Setupatok. Lalu, kilang minyak Balongan, geothermal di Ciremai, hydro power Jatigede, hingga PLTU di Indramayu.
Dalam pengembangan dan pengelolaan Rebana Metropolitan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya akan membentuk badan otorita khusus yang dikepalai pejabat setara eselon II. Badan otorita ini bertugas mengoordinasikan 13 titik kota baru di Rebana Metropolitan.
"Rebana sudah menjadi atensi presiden, akan ada banyak dana APBN mengalir. Ini bukan industri pabrik-pabrik, tapi ada kotanya. Kita membantu menyiapkan konsep, agar semua betah di Rebana," ujar Ridwan Kamil.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, jika rencana pengembangan Rebana Metropolitan berhasil, lima juta lapangan pekerjaan akan hadir.
Lihat Juga :