Relawan Kesehatan Sebut Pemanggilan Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya Salah Sasaran
Senin, 16 November 2020 - 22:39 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Agung, kepolisian juga tidak bisa terbang pilih dengan hanya memanggil 1 atau 2 pimpinan daerah yang diduga melakukan pelanggaran protokol kesehatan tapi harus tegak disemua daerah yang terjadinya kumpulan massa dalam jumlah besar. "Saat penjemputan Habib Rizieq Bandara Soetta dipenuhi ribuan massa apa Gubernur Banten diminta klarifikasi? Begitu juga dengan ribuan orang yang berkumpul saat kampanye di Solo, apakah Wali Kota Solo dipanggil untuk klarifikasi. Ini ada apa?," katanya.
Agung menduga Polri salah sasaran memanggil Anies Baswedan dalam kasus pernikahan dan Maulid Nabi yang diadakan Habib Rizieq Shihab. "Jelas salah sasaran, pertama Anies tidak hadir dalam acara tersebut. Kedua, pemprov DKI sudah proaktif menjalankan peraturan protokol kesehatan dengan memberikan surat teguran dan menerapkan denda sebesar Rp50 juta," tegas Agung.
Agung meminta kepada semua pihak berpikir jernih. "Pemprov DKI sudah menegakan aturan protokol kesehatan. Denda sudah dan surat peringatan sudah lalu apa lagi?. Jangan ada kesan aneh dong," ucapnya.
Agung menduga Polri salah sasaran memanggil Anies Baswedan dalam kasus pernikahan dan Maulid Nabi yang diadakan Habib Rizieq Shihab. "Jelas salah sasaran, pertama Anies tidak hadir dalam acara tersebut. Kedua, pemprov DKI sudah proaktif menjalankan peraturan protokol kesehatan dengan memberikan surat teguran dan menerapkan denda sebesar Rp50 juta," tegas Agung.
Agung meminta kepada semua pihak berpikir jernih. "Pemprov DKI sudah menegakan aturan protokol kesehatan. Denda sudah dan surat peringatan sudah lalu apa lagi?. Jangan ada kesan aneh dong," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :