Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

MV. Mentari Crystal Karam, Terminal Teluk Lamong Pastikan Pelayanan Tetap Lancar

loading...
MV. Mentari Crystal Karam, Terminal Teluk Lamong Pastikan Pelayanan Tetap Lancar
Proses evakuasi Petikemas kapal MV Mentari Crystal. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong ( TTL ) Faruq Hidayat menjamin pelayanan operasional bongkar muat di Terminal Teluk Lamong ( TTL ), Surabaya, berjalan lancar. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers terkait insiden karam nya kapal MV. Mentari Crystal, Senin (16/11/2020). (Baca juga: Kapal Kargo Bermuatan Kontainer Terbalik di Terminal Teluk Lamong )

"Ada sejumlah tahap yang telah kami lakukan untuk menormalkan kembali operasional di TTL . Yaitu sesaat setelah kejadian kami langsung melakukan evakuasi terhadap ABK dan Petikemas kapal MV Mentari Crystal. Langkah selanjutnya yang kami lakukan adalah mengatur dan menyesuaikan skema pelayanan penyandaran kapal di TTL untuk memastikan pelayanan tetap normal," kata Faruq Hidayat.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Arif Toha menambahkan, meskipun kejadian tersebut berjalan cukup cepat namun berkat kerjasama TTL dengan para pemangku kepentingan terkait, kejadian tersebut bisa segera teratasi. Operasional pelayanan di TTL juga berjalan baik.





"Berkat kesiapsiagaan dan cepatnya koordinasi yang dilakukan oleh TTL maka pelayanan bisa berjalan normal kembali dan distribusi logistik lancar. Harapannya penanganan evakuasi bisa segera terlaksana dengan baik," ujarnya. (Baca juga: Ditunjuk Jadi Panglima Perang, WS: Panglimanya Tetap Bu Risma dan Ketua DPC )

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran Kelas Utama Tanjung Perak Sudiono mengatakan, pihaknya saat ini fokus memastikan keamanan pelayaran tetap terjaga dan kelancaran arus logistik. Terkait penyebab kejadian pihaknya bersama KNKT akan menerjunkan tim untuk mengumpulkan data dan informasi penyebab kejadian tersebut.

"Kami juga ingin memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan akibat insiden tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memasang Oil Boom di lokasi kejadian. Terlebih sebanyak 18 ABK kapal bisa diselamatkan dari kejadian ini," jelasnya. (Baca juga: Kasus COVID-19 Meledak, Wali Kota Solo Minta Warga Disiplin Prokes )

Sementara itu atas kejadian tersebut perwakilan pemilik kapal MV Mentari Crystal Anthony Sunardi mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh untuk melakukan proses evakuasi kapal miliknya. "Kami akan berupaya secepat mungkin mengevakuasi kapal kami. Sehingga harapannya tidak mengganggu proses operasional pelayanan yang di lakukan oleh TTL ," ungkapnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top