Maulid Nabi Muhammad SAW, Habib Rizieq Shihab Ceramah soal Akhlak
Minggu, 15 November 2020 - 01:38 WIB
loading...
A
A
A
Maka itu, paparnya, setiap kebijakan di NKRI tak boleh lepas dari nilai luhur Ketuhanan YME dan semua kebijakan dalam pengelolaan NKRI haruslah berdiri atas dasar akhlak. Sebaliknya, bila pengelolaan negara tak berlandaskan pada agama, khususnya agama Islam, sama saja dengan mengangkangi konstitusi dan berniat menghancurkan NKRI.
"Yang bilang negara tak diatur agama, dia tak punya akhlak. Pemimpin bohong mulu itu tak ada akhlak, kriminalisasi ulama tak punya akhlak, ulama dihina buzzer tapi buzzernya tak ditangkep itu tak punya akhlak," terangnya. (Baca juga; Setelah Maulid Nabi, Habib Rizieq Shihab Istirahat 1-2 Hari )
Dia lantas menerangkan kalau di Indonesia itu masih krisis tentang akhlak, baik pada para pemimpin di Indonesia ataupun para pejabatan negaranya di Indonesia. Maka itu, penting adanya revolusi akhlak, yang mana revolusi akhlak pun harus dilakukan dari diri sendiri dahulu.
"Kita sekarang semua krisis akhlak. Mulai dari Presiden, Menteri, dan seterusnya. Katanya rakyat banyak yang kurang akhlak, ya karena pimpinannya tak punya akhlak, kalau pimpinannya tak jaga akhlak, wajar kalau rakyatnya tak berakhlak. Kalau sudah begini revolusi akhlak perlu tidak?," jelasnya.
Dia menambahkan, revolusi akhlak dimulai diri sendiri, khususnya dari segi ibadah dengan cara menjauhi segala larangan dan mematuhi segala perintah Allah SWT sebagaimana diatur dalam Al Quran.
"Yang bilang negara tak diatur agama, dia tak punya akhlak. Pemimpin bohong mulu itu tak ada akhlak, kriminalisasi ulama tak punya akhlak, ulama dihina buzzer tapi buzzernya tak ditangkep itu tak punya akhlak," terangnya. (Baca juga; Setelah Maulid Nabi, Habib Rizieq Shihab Istirahat 1-2 Hari )
Dia lantas menerangkan kalau di Indonesia itu masih krisis tentang akhlak, baik pada para pemimpin di Indonesia ataupun para pejabatan negaranya di Indonesia. Maka itu, penting adanya revolusi akhlak, yang mana revolusi akhlak pun harus dilakukan dari diri sendiri dahulu.
"Kita sekarang semua krisis akhlak. Mulai dari Presiden, Menteri, dan seterusnya. Katanya rakyat banyak yang kurang akhlak, ya karena pimpinannya tak punya akhlak, kalau pimpinannya tak jaga akhlak, wajar kalau rakyatnya tak berakhlak. Kalau sudah begini revolusi akhlak perlu tidak?," jelasnya.
Dia menambahkan, revolusi akhlak dimulai diri sendiri, khususnya dari segi ibadah dengan cara menjauhi segala larangan dan mematuhi segala perintah Allah SWT sebagaimana diatur dalam Al Quran.
(wib)
Lihat Juga :