Uji Coba Rudal Anti-Satelit Rusia Bikin AS Cemas

Kamis, 16 April 2020 - 09:59 WIB
loading...
Uji Coba Rudal Anti-Satelit...
Komandan Komando Ruang Angkasa Amerika Serikat, Jenderal John Raymond. Foto/US Air Force
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) was-was dengan langkah Rusia yang telah melakukan uji coba rudal anti-satelit pada Rabu. Militer Washington menyebut uji coba ini sebagai contoh ancaman yang dihadapi AS di ruang angkasa.

Uji senjata berbahaya Moskow dilakukan ketika para pejabat Amerika mengatakan bahwa ruang angkasa akan semakin menjadi domain penting bagi peperangan, di mana AS dan negara-negara lain seperti Rusia dan China meningkatkan postur militer mereka di orbit rendah Bumi dan dekat Bulan.

Para ahli mengatakan bahwa senjata anti-satelit yang menghancurkan targetnya menimbulkan bahaya bagi ruang angkasa dengan menciptakan awan fragmen yang dapat bertabrakan dengan benda lain. Hal itu berpotensi memicu reaksi berantai proyektil melalui orbit Bumi.

"Amerika Serikat siap dan berkomitmen untuk mencegah agresi dan membela negara, sekutu kami, dan kepentingan AS dari tindakan bermusuhan di ruang angkasa," kata komandan Komando Ruang Angkasa AS, Jenderal John Raymond, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/4/2020).

"Tes senjata anti-satelit itu adalah bukti pembelaan munafik Rusia atas proposal pengendalian senjata ruang angkasa...ketika jelas tidak berniat menghentikan program senjata counterspace mereka," ujar Jenderal Raymond.(Baca juga : Pesawat AS Alami Turbulensi Usai Dicegat Jet Tempur Su-35 Rusia )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Laboratorium Narkoba...
Laboratorium Narkoba di Gianyar Bali Digerebek, 2 WNA Rusia Ditangkap
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
10 Wilayah di Indonesia...
10 Wilayah di Indonesia Diprediksi Terdampak Tsunami Rusia, Ini Lokasinya
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Rekomendasi
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved