Pendukung Dua Paslon di Sungai Penuh Bentrok Saat Kampanye
Jum'at, 13 November 2020 - 04:18 WIB
loading...
A
A
A
Usai solat Ashar, tim kampanye 02 melakukan orasi di Desa Sri Menanti. Pada saat orasi tim kampanye tetap menyerukan maju. Ratusan massa yang menunggu, berupaya menghadang, suasana pun kian tak kondusif. Sementara dari pihak masyarakat setempat, yang mayoritas ibu-ibu yang menunggu juga ikut meneriakan yel-yel dengan nyanyian “Asanyo lahai, Asanyo lahai.” (suruh dia lari). (Baca Juga: Kampanye Tatap Muka Pasangan Cabup di Gunungkidul Tertinggi se-Indonesia)
Sementara ratusan pria berjaga-jaga disetiap pintu masuk. Kabarnya massa kampanye dari pendukung Fiyos membawa massa dari luar Kecamatan Koto Baru masuk, berupaya menerobos. Di saat itulah batu beterbangan. Baku hantam sempat terjadi. Dari sejumlah video yang beredar di media social terlihat jelas arah lemparan batu. Bahkan ada pelemparan batu dari salah satu rumah warga yang disebut-sebut pro 02.
“Ada yang melempar batu. Pelakunya jelas bukan masyarakat Koto Baru tapi massa dari luar. Kami tidak begitu kenal, tahu-tahu batu sudah beterbangan,” kata Hajri dan Kamhadi Karim warga setempat. (Baca Juga: Bawaslu Usul Sirekap Tak Digunakan di Pilkada 2020)
Karena kondisi tidak kondusif, sejumlah masssa berupaya mencari perlindungan. Sementara salah satu warga setempat sempat dikeroyok. Kabarnya, warga korban pengeroyokan itu simpatisan tim 01.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, saat ini kondisi di Koto Baru sudah kondusif. Namun aparat keamanan masih bersiaga. Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho dikonfirmasi sindonews.com tadi malam tidak bisa dihubungi. Pesan WA yang dikirim juga tidak mendapat respons.
Sementara ratusan pria berjaga-jaga disetiap pintu masuk. Kabarnya massa kampanye dari pendukung Fiyos membawa massa dari luar Kecamatan Koto Baru masuk, berupaya menerobos. Di saat itulah batu beterbangan. Baku hantam sempat terjadi. Dari sejumlah video yang beredar di media social terlihat jelas arah lemparan batu. Bahkan ada pelemparan batu dari salah satu rumah warga yang disebut-sebut pro 02.
“Ada yang melempar batu. Pelakunya jelas bukan masyarakat Koto Baru tapi massa dari luar. Kami tidak begitu kenal, tahu-tahu batu sudah beterbangan,” kata Hajri dan Kamhadi Karim warga setempat. (Baca Juga: Bawaslu Usul Sirekap Tak Digunakan di Pilkada 2020)
Karena kondisi tidak kondusif, sejumlah masssa berupaya mencari perlindungan. Sementara salah satu warga setempat sempat dikeroyok. Kabarnya, warga korban pengeroyokan itu simpatisan tim 01.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, saat ini kondisi di Koto Baru sudah kondusif. Namun aparat keamanan masih bersiaga. Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho dikonfirmasi sindonews.com tadi malam tidak bisa dihubungi. Pesan WA yang dikirim juga tidak mendapat respons.
(nic)
Lihat Juga :