Situ Bagendit Mulai Ditata Jadi Objek Wisata Kelas Dunia
Kamis, 12 November 2020 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Masterplan penataan kawasan wisata Situ Bagendit dengan nilai kontrak kurang lebih Rp81,1 miliar ini terdiri dari 3 gate yang merupakan akses masuk bagi pengunjung dan 6 zona meliputi beberapa fungsi, yaitu wisata publik (zona 1), area kuliner (zona 2), area green school (zona 3), area komersil (zona 4), area water sport (zona 5), serta area masjid dan konservasi (zona 6).
Dari berbagai zona tersebut, pengunjung dapet menikmati berbagai fasilitas, antara lain di zona 1, mulai dari wisata air, ruang terbuka, taman, amfiteater, dermaga, taman teratai, plaza utama, plaza edukasi, ruang kuliner, kios oleh-oleh, parkir kendaraan, hingga toilet. (Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Jogja untuk Mengisi Libur Panjang )
Sementara di zona 6 akan dibangun Pulau Nusa Kelapa yang nantinya terdapat masjid, menara pandang, plaza utama, area literasi, playground, sky bridge, dermaga, jembatan, plaza air, hingga kawasan konservasi. Setiap zona pun dihubungkan oleh jalur pedestrian yang terbagi ke dalam dua tipe, yaitu pedestrian dengan tanggul dan elevated pedestrian. "Saya titip dijaga kondusivitas selama pengerjaan, organisasi pengelola dari sekarang juga sudah harus dikonsepkan," pesan Kang Emil.
Kang Emil pun menyatakan, warga lokal bisa ikut terlibat dalam penataan kawasan wisata Situ Bagendit selama memenuhi kualifikasi, mulai dari penyediaan material bangunan yang berkualitas hingga pemberdayaan masyarakat dalam menyediakan produk lokal Garut untuk dipamerkan nantinya.
"Situ Bagendit ini dampak ekonominya luas, banyak pesantren dan desa juga akan dilibatkan, sehingga nanti di sini semua produk lokal Garut bisa diperlihatkan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal," katanya.
Dari berbagai zona tersebut, pengunjung dapet menikmati berbagai fasilitas, antara lain di zona 1, mulai dari wisata air, ruang terbuka, taman, amfiteater, dermaga, taman teratai, plaza utama, plaza edukasi, ruang kuliner, kios oleh-oleh, parkir kendaraan, hingga toilet. (Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Jogja untuk Mengisi Libur Panjang )
Sementara di zona 6 akan dibangun Pulau Nusa Kelapa yang nantinya terdapat masjid, menara pandang, plaza utama, area literasi, playground, sky bridge, dermaga, jembatan, plaza air, hingga kawasan konservasi. Setiap zona pun dihubungkan oleh jalur pedestrian yang terbagi ke dalam dua tipe, yaitu pedestrian dengan tanggul dan elevated pedestrian. "Saya titip dijaga kondusivitas selama pengerjaan, organisasi pengelola dari sekarang juga sudah harus dikonsepkan," pesan Kang Emil.
Kang Emil pun menyatakan, warga lokal bisa ikut terlibat dalam penataan kawasan wisata Situ Bagendit selama memenuhi kualifikasi, mulai dari penyediaan material bangunan yang berkualitas hingga pemberdayaan masyarakat dalam menyediakan produk lokal Garut untuk dipamerkan nantinya.
"Situ Bagendit ini dampak ekonominya luas, banyak pesantren dan desa juga akan dilibatkan, sehingga nanti di sini semua produk lokal Garut bisa diperlihatkan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal," katanya.
(don)
Lihat Juga :