Bupati Suwirta Uji Coba Penggunaan Pupuk Penanaman Benih Kedelai
Rabu, 11 November 2020 - 19:18 WIB
loading...
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengadakan panen kedelai bertempat di TOSS Center Karangdadi Desa Kusamba pada Rabu (11/11/2020).
A
A
A
KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengadakan panen kedelai bertempat di TOSS Center Karangdadi Desa Kusamba pada Rabu (11/11/2020). Panen kedelai ini merupakan hasil uji coba terhadap jenis benih varietas Anjasmoro.
Kepala Dinas Pertanian Pemkab Klungkung Ida Bagus Juanida menyatakan, panen benih kedelai dengan jenis varietas Anjasmoro ini menggunakan tanah seluas 27,92 are yang dibagi menjadi 4 perlakuan, yakni Petak I menggunakan Pupuk Ozaki, Petak II menggunakan campuran Pupuk Ozaki dan Pupuk Black Gold, Petak III menggunakan Pupuk curah (Sampah Cacah) dengan menggunakan pupuk hasil produksi di TOSS Center Karangdadi, yakni Pupuk Ozaki, Black gold, dan Sampah Cacah sebanyak kurang lebih 3,585.60 kg, petak IV diisi dengan Pupuk Kimia (NPK).
Hasil yang diperoleh antara lain, pupuk Ozaki 136,45 kg, Pupuk Black Gold.143,74 kg, Pupuk Sampah Cacah 144,62 kg, dan pupuk kimia 157,44 kg. yang nanti benih hasil panen ini akan dijual kembali ke petani dengan harga sesuai harga pasaran saat ini, yakni Rp.9000,00.
Ib Juanida mengharapkan, pupuk ini dapat tetap diproduksi, karena sangat membantu di Dinas Pertanian dalam mewujudkan program Menuju Pertanian Organik dan membantu mengurangi biaya pembelian pupuk. Dengan Solusi menggunakan pupuk organik dapat menjadi solusi kedepannya.
Kepala Bidang Tanam Pangan dan Holtikultural Dinas Pertanian Provinsi Bali Wayan Sunarta Menyatakan kekagumannya akan kinerja Bupati Klungkung beserta jajaran dalam hal menggunakan pupuk Organik bagi pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Pemkab Klungkung Ida Bagus Juanida menyatakan, panen benih kedelai dengan jenis varietas Anjasmoro ini menggunakan tanah seluas 27,92 are yang dibagi menjadi 4 perlakuan, yakni Petak I menggunakan Pupuk Ozaki, Petak II menggunakan campuran Pupuk Ozaki dan Pupuk Black Gold, Petak III menggunakan Pupuk curah (Sampah Cacah) dengan menggunakan pupuk hasil produksi di TOSS Center Karangdadi, yakni Pupuk Ozaki, Black gold, dan Sampah Cacah sebanyak kurang lebih 3,585.60 kg, petak IV diisi dengan Pupuk Kimia (NPK).
Hasil yang diperoleh antara lain, pupuk Ozaki 136,45 kg, Pupuk Black Gold.143,74 kg, Pupuk Sampah Cacah 144,62 kg, dan pupuk kimia 157,44 kg. yang nanti benih hasil panen ini akan dijual kembali ke petani dengan harga sesuai harga pasaran saat ini, yakni Rp.9000,00.
Ib Juanida mengharapkan, pupuk ini dapat tetap diproduksi, karena sangat membantu di Dinas Pertanian dalam mewujudkan program Menuju Pertanian Organik dan membantu mengurangi biaya pembelian pupuk. Dengan Solusi menggunakan pupuk organik dapat menjadi solusi kedepannya.
Kepala Bidang Tanam Pangan dan Holtikultural Dinas Pertanian Provinsi Bali Wayan Sunarta Menyatakan kekagumannya akan kinerja Bupati Klungkung beserta jajaran dalam hal menggunakan pupuk Organik bagi pertanian.
Lihat Juga :