Yayasan 10 November, Langkah Warga Berantas Kemiskinan Lewat Pendidikan
Rabu, 11 November 2020 - 06:41 WIB
loading...
Ketua Pengurus Yayasan 10 November, Bachrul menjelaskan Yayasan 10 November untuk membantu warga miskin di sektor pendidikan. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Banyak cara dilakukan untuk memaknai Hari Pahlawan . Salah satunya yang dilakukan warga Surabaya, dengan mendirikan Yayasan 10 November . Yayasan ini hadir dari masyarakat Surabaya, untuk melestarikan spirit 10 November melalui tindakan nyata. Salah satu tindakan nyata itu dilakukan dalam upaya mengentas kemiskinan melalui bidang pendidikan. (Baca juga: Korwil MOI Bali Nusra Terancam Dipolisikan Usai Catut Nama Wartawan )
Ketua Pengurus Yayasan 10 November , Bachrul Amiq menuturkan, 10 November adalah momentum bersejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika dahulu arek-arek Suroboyo mempertahankan negeri ini dari kembalinya penjajah ke Indonesia, maka sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya mengisi kemerdekaan yang telah dipertahankan oleh para pahlawan .
"Nah, salah satu cita-cita kemerdekaan yang masih perlu mendapat perhatian adalah mencerdaskan bangsa. Apalagi, konstitusi ini menjamin bahwa setiap warga Negara harus memperoleh pendidikan," kata Amiq, Selasa (10/11/2020).
Ia melanjutkan, faktanya adalah masih ada warga negara yang sulit mengakses pendidikan itu dengan alasan ekonomi, karena keterbatasan daya tampung sekolah-sekolah gratis negeri ataupun swasta. Nah, atas dasar inilah kemudian memantik mereka untuk mengumpulkan orang-orang mumpuni dengan berbuat tindakan nyata mendukung pemerintah.
"Bentuknya kita mendirikan Yayasan 10 November . Jadi resmi didirikan yang tujuannya murni untuk kegiatan sosial dalam rangka memberikan biaya pendidikan untuk anak-anak miskin," jelasnya. (Baca juga: Tak Kuat Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Tegak Racun Rumput )
Ketua Pengurus Yayasan 10 November , Bachrul Amiq menuturkan, 10 November adalah momentum bersejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika dahulu arek-arek Suroboyo mempertahankan negeri ini dari kembalinya penjajah ke Indonesia, maka sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya mengisi kemerdekaan yang telah dipertahankan oleh para pahlawan .
"Nah, salah satu cita-cita kemerdekaan yang masih perlu mendapat perhatian adalah mencerdaskan bangsa. Apalagi, konstitusi ini menjamin bahwa setiap warga Negara harus memperoleh pendidikan," kata Amiq, Selasa (10/11/2020).
Ia melanjutkan, faktanya adalah masih ada warga negara yang sulit mengakses pendidikan itu dengan alasan ekonomi, karena keterbatasan daya tampung sekolah-sekolah gratis negeri ataupun swasta. Nah, atas dasar inilah kemudian memantik mereka untuk mengumpulkan orang-orang mumpuni dengan berbuat tindakan nyata mendukung pemerintah.
"Bentuknya kita mendirikan Yayasan 10 November . Jadi resmi didirikan yang tujuannya murni untuk kegiatan sosial dalam rangka memberikan biaya pendidikan untuk anak-anak miskin," jelasnya. (Baca juga: Tak Kuat Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Tegak Racun Rumput )
Lihat Juga :