Merapi Berstatus Siaga, Jumlah Pengungsi di Magelang Capai 795 Jiwa
Senin, 09 November 2020 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Desa Keningar di luar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG. Namun, atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi 2020, maka pemerintah Desa Keningar memfasilitasi evakuasi pengungsian warga. (Baca juga: Lagi Asyik Nongkrong, Remaja Ini Malah Jadi Korban Penganiayaan)
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, dari hasil pemantauan dan rekomendasi BPPTKG, Pemkab Magelang memberlakukan status siaga darurat bencana erupsi Gunung Merapi sehingga Kelompok rentan diungsikan ke desa saudara (desa penyangga).
"Desa Paten di Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan. Desa Krinjing di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. Desa Ngargomulyo di Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan yang terbagi di 4 titik pengungsian. Dan Desa Keningar di Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid yang terbagi di dua titik pengungsian," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, dari hasil pemantauan dan rekomendasi BPPTKG, Pemkab Magelang memberlakukan status siaga darurat bencana erupsi Gunung Merapi sehingga Kelompok rentan diungsikan ke desa saudara (desa penyangga).
"Desa Paten di Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan. Desa Krinjing di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. Desa Ngargomulyo di Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan yang terbagi di 4 titik pengungsian. Dan Desa Keningar di Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid yang terbagi di dua titik pengungsian," katanya.
(boy)
Lihat Juga :