6 Desa Bersaing Dibabak Final Lomba Kampung Sehat NTB
Jum'at, 06 November 2020 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Artanto menyampaikan Lomba Kampung Sehat NTB akan berakhir pada Senin (9/11/2020) besok. Panitia akan mengumumkan tiga pemenang yakni juara 1, 2 dan 3 di Hotel Killa Senggigi Beach.
Diketahui, Polda NTB menggandeng Pemprov NTB dan Korem 162/Wira Bhakti mengadakan lomba dengan tujuan membuat gerakan lawan Corona (COVID-19) yang masif di tingkat desa. Lomba itu bertema 'Kampung Sehat: Nurut Tatanan Baru (NTB)'.
"Kami sengaja mendesain program ini dalam bentuk lomba. Karena, lomba adalah metode terbaik untuk mengajak masyarakat terlibat aktif dalam upaya-upaya melawan COVID-19. Kami sadar bahwa program intervensi terhadap COVID-19 sebaik apa pun, tidak akan berhasil tanpa partisipasi masyarakat," kata Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2020). (Baca: Ratusan Warga Magelang Mulai Dungsikan, Antisipasi Erupsi Merapi).
Iqbal mengatakan setiap daerah di NTB memiliki kultur serta karakter masing-masing. Sehingga tiap desa memiliki cara masing-masing dalam mencegah terjadinya penularan Corona di lingkungan mereka.
"Tiap daerah punya kulturnya masing-masing. Sehingga, juga tak mungkin untuk mendesain satu mitigasi yang kemudian diterapkan secara kaku di masing-masing daerah. Partisipasi masyarakat dan kultur daerah yang berbeda-beda itulah kata kuncinya. Sehingga lahirlah Lomba Kampung Sehat: Nurut Tatanan Baru," ujar mantan Kadiv Humas Polri ini.
Diketahui, Polda NTB menggandeng Pemprov NTB dan Korem 162/Wira Bhakti mengadakan lomba dengan tujuan membuat gerakan lawan Corona (COVID-19) yang masif di tingkat desa. Lomba itu bertema 'Kampung Sehat: Nurut Tatanan Baru (NTB)'.
"Kami sengaja mendesain program ini dalam bentuk lomba. Karena, lomba adalah metode terbaik untuk mengajak masyarakat terlibat aktif dalam upaya-upaya melawan COVID-19. Kami sadar bahwa program intervensi terhadap COVID-19 sebaik apa pun, tidak akan berhasil tanpa partisipasi masyarakat," kata Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2020). (Baca: Ratusan Warga Magelang Mulai Dungsikan, Antisipasi Erupsi Merapi).
Iqbal mengatakan setiap daerah di NTB memiliki kultur serta karakter masing-masing. Sehingga tiap desa memiliki cara masing-masing dalam mencegah terjadinya penularan Corona di lingkungan mereka.
"Tiap daerah punya kulturnya masing-masing. Sehingga, juga tak mungkin untuk mendesain satu mitigasi yang kemudian diterapkan secara kaku di masing-masing daerah. Partisipasi masyarakat dan kultur daerah yang berbeda-beda itulah kata kuncinya. Sehingga lahirlah Lomba Kampung Sehat: Nurut Tatanan Baru," ujar mantan Kadiv Humas Polri ini.
(nag)
Lihat Juga :