6 Desa Bersaing Dibabak Final Lomba Kampung Sehat NTB

Jum'at, 06 November 2020 - 21:33 WIB
loading...
6 Desa Bersaing Dibabak...
Lomba Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru (NTB) yang diselenggarakan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mendekati babak akhir. Sebanyak 6 desa akan bersaing di babak final. (Ist)
A A A
MATARAM - Lomba Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru (NTB) yang diselenggarakan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mendekati babak akhir. Sebanyak 6 desa akan bersaing di babak final.

"Tim penilai tingkat Provinsi sudah terjun ke 10 kabupaten/kota di wilayah NTB. Dengan selesainya tugas tim penilai tingkat provinsi di seluruh kabupaten/kota, telah mendapatkan 6 nominator terbaik Lomba Kampung Sehat ," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto dalam siaran pers pada Jumat (6/11/2020).

Keenam desa yang lolos ke babak final adalah Desa Kembang Kuning (Lombok Timur), Desa Perenek (Sumbawa), Desa Mura (Sumbawa Barat), Kelurahan Dasan Cermen (Mataram), Desa Genggelang (Lombok Barat) dan Desa Pesanggrahan (Lombok Timur).

"Penilaian tentunya dari segi prestasi desa itu, apa yang diupayakan desa itu selama pandemi COVID-19 , kekompakan warganya, inovasinya. Seperti misalnya Desa Mura yaitu melaksanakan program dengan penguatan Dasawisma, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, membuat taman-taman desa sebagai tempat bermain warga Desa Mura agar tidak bermain keluar untuk mencegah COVID-19 dan sebagai tempat berjualan UMKM yang ada," ujar Artanto.

Dia menuturkan untuk mengapreasiasi semua pihak yang memeriahkan lomba ini, panitia akan memilih bupati, kapolres, dandim, kadis, camat, kapolsek, danramil, kades/lurah, bhabinkamtibmas dan babinsa terbaik dari 10 kabupaten/kota. "Panitia juga akab menilai tempat ibadah, pasar dan tempat wisata terbaik," ungkapnya.

Artanto menyampaikan Lomba Kampung Sehat NTB akan berakhir pada Senin (9/11/2020) besok. Panitia akan mengumumkan tiga pemenang yakni juara 1, 2 dan 3 di Hotel Killa Senggigi Beach.

Diketahui, Polda NTB menggandeng Pemprov NTB dan Korem 162/Wira Bhakti mengadakan lomba dengan tujuan membuat gerakan lawan Corona (COVID-19) yang masif di tingkat desa. Lomba itu bertema 'Kampung Sehat: Nurut Tatanan Baru (NTB)'.

"Kami sengaja mendesain program ini dalam bentuk lomba. Karena, lomba adalah metode terbaik untuk mengajak masyarakat terlibat aktif dalam upaya-upaya melawan COVID-19. Kami sadar bahwa program intervensi terhadap COVID-19 sebaik apa pun, tidak akan berhasil tanpa partisipasi masyarakat," kata Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2020). (Baca: Ratusan Warga Magelang Mulai Dungsikan, Antisipasi Erupsi Merapi).

Iqbal mengatakan setiap daerah di NTB memiliki kultur serta karakter masing-masing. Sehingga tiap desa memiliki cara masing-masing dalam mencegah terjadinya penularan Corona di lingkungan mereka.

"Tiap daerah punya kulturnya masing-masing. Sehingga, juga tak mungkin untuk mendesain satu mitigasi yang kemudian diterapkan secara kaku di masing-masing daerah. Partisipasi masyarakat dan kultur daerah yang berbeda-beda itulah kata kuncinya. Sehingga lahirlah Lomba Kampung Sehat: Nurut Tatanan Baru," ujar mantan Kadiv Humas Polri ini.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kisah Istri Raja Mataram...
Kisah Istri Raja Mataram Kuno Bunuh Diri ketika Diculik Rakryan Londhayan
Mengenal Masjid Tertua...
Mengenal Masjid Tertua Bojonegoro Warisan Kerajaan Mataram di Tepi Sungai Bengawan Solo
Penyaluran Bansos Pos...
Penyaluran Bansos Pos Indonesia di Mataram Capai 99%
Mencengangkan! Kecanggihan...
Mencengangkan! Kecanggihan Teknologi Kerajaan Mataram Kuno Bangun Infrastruktur Megah
Gempa M5,3 Guncang Sumbawa...
Gempa M5,3 Guncang Sumbawa NTB
Kisah Raja Mataram Ikut...
Kisah Raja Mataram Ikut Campur Pemerintahan Galuh Akibat Konflik Internal
Agus Buntung Jalani...
Agus Buntung Jalani Sidang Perdana, Histeris Lihat Ibunya Pingsan
Mengenal Pengulu Kerajaan...
Mengenal Pengulu Kerajaan Mataram Islam yang Punya Pengaruh Agama, Politik, dan Ahli Hitung
Rekonstruksi Kasus Pelecehan,...
Rekonstruksi Kasus Pelecehan, Agus Buntung Peragakan 49 Adegan
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Evakuasi...
Prabowo Tegaskan Evakuasi Warga Gaza Palestina Bukan Bentuk Relokasi
Mudik Lebaran dengan...
Mudik Lebaran dengan Kendaraan Listrik Melonjak 460%, Masyarakat Tak Gentar Jarak Jauh!
Pengamat Energi: Blending...
Pengamat Energi: Blending BBM Sepenuhnya Legal dan Sesuai SNI
Berita Terkini
Kisah Perang Bhatoro...
Kisah Perang Bhatoro Katong vs Ki Ageng Kutu dalam Penyebaran Islam di Ponorogo
34 menit yang lalu
Tim Opsnal Krimum Polres...
Tim Opsnal Krimum Polres Metro Jaksel Amankan Pelaku Pencurian Mobil
9 jam yang lalu
Lahir Prematur, Bayi...
Lahir Prematur, Bayi Kembar Empat di Manggarai Timur Meninggal Dunia
10 jam yang lalu
16 Remaja Terseret Ombak...
16 Remaja Terseret Ombak Perairan Pantai Tiku Agam, 1 Tewas dan 2 Hilang
12 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu Rp223...
Edarkan Uang Palsu Rp223 Juta, Mantan Artis Sinetron SA Ditangkap
12 jam yang lalu
Ini Tampang Penganiaya...
Ini Tampang Penganiaya Satpam di Bekasi hingga Kejang-kejang
12 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved