5 Cara Mengurangi Risiko Akibat Asap Rokok
Jum'at, 06 November 2020 - 09:44 WIB
loading...
A
A
A
Mengkonsumsi ekstrak teh hijau, karena mengandung Epigallocatechin Gallate (EGCG) Teh hijau terkenal memiliki berbagai manfaat untuk tubuh. Terutama karena daun teh hijau mengandung konsentrasi antioksidan yang sangat tinggi, yang disebut polifenol.
Salah satu polifenol dalam teh hijau yang paling bermanfaat adalah Epigallocatechin Gallate (EGCG). Penelitian yang dilakukan oleh Kushargina, Rimbawan, dan Setiawan (2018) menunjukkan bahwa antioksidan pada teh hijau dapat memperbaiki 50% kerusakan sel akibat asap rokok, terutama karena kandungan EGCG-nya yang tinggi.
Di Indonesia, vipro-G merupakan satu-satunya suplemen multivitamin yang mengandung manfaat EGCG. Ekstrak EGCG dalam vipro-G sangat bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas dari asap rokok, baik pada perokok aktif maupun pasif.
Selain itu, EGCG ini juga bermanfaat untuk mencegah sel kanker, menurunkan kolesterol, dan menjaga kesehatan pembuluh darah, jantung, serta otak. Bahkan, menurut studi dari Universitas KU Leuven, antioksidan pada EGCG memiliki kekuatan 100x lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan 25x lebih tinggi dibandingkan vitamin E dalam melindungi tubuh.
“Ekstrak EGCG dalam vipro-G mampu untuk menangkal dampak negatif radikal bebas asap rokok jika diminum secara teratur. Selain itu, kandungan vitamin C dan Zinc pada vipro-G juga sangat baik untuk meningkatkan imunitas kita, terutama di kala pandemi yang berlangsung,” kata Marketing Manager dari PT LAPI Laboratories (produsen vipro-G), Heskhel Wijaya, kepada SINDOnews, Jumat (6/11/2020).
Juga perlu menghindari paparan asap rokok. Mayoritas masyarakat di Indonesia tidak menyadari bahwa dirinya merupakan perokok pasif. Salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko kanker paru pada non-perokok adalah dengan menghindari paparan asap rokok, baik di rumah maupun di tempat umum.
Salah satu polifenol dalam teh hijau yang paling bermanfaat adalah Epigallocatechin Gallate (EGCG). Penelitian yang dilakukan oleh Kushargina, Rimbawan, dan Setiawan (2018) menunjukkan bahwa antioksidan pada teh hijau dapat memperbaiki 50% kerusakan sel akibat asap rokok, terutama karena kandungan EGCG-nya yang tinggi.
Di Indonesia, vipro-G merupakan satu-satunya suplemen multivitamin yang mengandung manfaat EGCG. Ekstrak EGCG dalam vipro-G sangat bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas dari asap rokok, baik pada perokok aktif maupun pasif.
Selain itu, EGCG ini juga bermanfaat untuk mencegah sel kanker, menurunkan kolesterol, dan menjaga kesehatan pembuluh darah, jantung, serta otak. Bahkan, menurut studi dari Universitas KU Leuven, antioksidan pada EGCG memiliki kekuatan 100x lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan 25x lebih tinggi dibandingkan vitamin E dalam melindungi tubuh.
“Ekstrak EGCG dalam vipro-G mampu untuk menangkal dampak negatif radikal bebas asap rokok jika diminum secara teratur. Selain itu, kandungan vitamin C dan Zinc pada vipro-G juga sangat baik untuk meningkatkan imunitas kita, terutama di kala pandemi yang berlangsung,” kata Marketing Manager dari PT LAPI Laboratories (produsen vipro-G), Heskhel Wijaya, kepada SINDOnews, Jumat (6/11/2020).
Juga perlu menghindari paparan asap rokok. Mayoritas masyarakat di Indonesia tidak menyadari bahwa dirinya merupakan perokok pasif. Salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko kanker paru pada non-perokok adalah dengan menghindari paparan asap rokok, baik di rumah maupun di tempat umum.
Lihat Juga :