Banyak Area Blank Spot, Jaringan Internet Desa di Jabar Diperluas
Kamis, 05 November 2020 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pelaksanaannya, Setiaji menjelaskan, pihaknya akan menyediakan jaringan internet di satu titik, misalnya di kantor desa. Kemudian, masyarakat bisa bergabung dalam pemanfaatannya. "Lalu disebarkan, bisa menggunakan kabel seperti yang di Garut atau wireless seperti yang dilakukan di Tasikmalaya," imbuhnya.
Lewat program tersebut, lanjut Setiaji, maka jaringan internet yang dipasang pihaknya tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di satu desa, melainkan kawasan. Setiap kawasan bisa terdiri atas 2 hingga 5 desa.
Pihaknya menargetkan, program Internet Desa Mandiri bakal menyasar sekitar 20-25 kawasan atau mencakup sekitar 100 desa. "Karena saat ini yang blank spot itu sekitar 300 titik, yang banyak itu di Jabar Selatan. Kami akan mendahulukan yang blank spot itu," tegasnya.
Setiaji menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota demi suksesnya program Internet Desa Mandiri sekaligus menetapkan sejumlah kriteria bagi setiap desa yang akan melaksanakan program Internet Desa Mandiri.
"Kriteria tersebut, di antaranya setiap desa harus memiliki komitmen, memiliki pihak yang menjadi penggerak, dan harus ada dukungan dari pegiat TIK (teknologi informasi dan komunikasi)," tandasnya. agung bakti sarasa
Lewat program tersebut, lanjut Setiaji, maka jaringan internet yang dipasang pihaknya tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di satu desa, melainkan kawasan. Setiap kawasan bisa terdiri atas 2 hingga 5 desa.
Pihaknya menargetkan, program Internet Desa Mandiri bakal menyasar sekitar 20-25 kawasan atau mencakup sekitar 100 desa. "Karena saat ini yang blank spot itu sekitar 300 titik, yang banyak itu di Jabar Selatan. Kami akan mendahulukan yang blank spot itu," tegasnya.
Setiaji menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota demi suksesnya program Internet Desa Mandiri sekaligus menetapkan sejumlah kriteria bagi setiap desa yang akan melaksanakan program Internet Desa Mandiri.
"Kriteria tersebut, di antaranya setiap desa harus memiliki komitmen, memiliki pihak yang menjadi penggerak, dan harus ada dukungan dari pegiat TIK (teknologi informasi dan komunikasi)," tandasnya. agung bakti sarasa
(shf)
Lihat Juga :