Disertasi Kawasan Kumuh Antar Kepala Disperkim Makassar Raih Gelar Doktor
Kamis, 05 November 2020 - 20:37 WIB
loading...
Kepala Disperkim Kota Makassar, Fathur Rahim Rahman swafoto usai promosi doktor di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Kamis (21/11/2020). Foto: SINDOnews/Vivi Riski Indriani
A
A
A
MAKASSAR - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kumuh (Disperkim) Kota Makassar, Fathur Rahim Rahman berhasil meraih gelar doktor ilmu teknik arsitek dengan predikat sangat memuaskan, Kamis (5/11/2020).
Di hadapan para penguji, promotor dan co-promotor saat ujian promosi doktor di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Kabupaten Gowa, disertasi Fathur mengkaji tentang efektivitas kebijakan insentif dan disinsentif untuk penataan perumahan kumuh pesisir di Kota Makassar.
Baca juga: Mantan Presma UIN Alauddin Raih Gelar Doktor Usai Kaji Pola Pengkaderan HMI
Fathur mengatakan, Kecamatan Tallo merupakan kawasan kumuh terbesar di Kota Makassar. Luasannya mencapai 91 Ha dari 521 Ha luasan kawasan kumuh di Kota Makassar. Bahkan, terjadi peningkatan kawasan kumuh di wilayah pesisir, khususnya di bantaran Sungai Tallo.
"Jadi memang daerah kumuh di Kecamatan Tallo itu terbesar di Makassar, bahkan secara luasan bertambah walaupun itu mereka berdiri di status legalitas lahannya tidak jelas," kata Fathur, di sela-sela promosi doktor.
Di hadapan para penguji, promotor dan co-promotor saat ujian promosi doktor di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Kabupaten Gowa, disertasi Fathur mengkaji tentang efektivitas kebijakan insentif dan disinsentif untuk penataan perumahan kumuh pesisir di Kota Makassar.
Baca juga: Mantan Presma UIN Alauddin Raih Gelar Doktor Usai Kaji Pola Pengkaderan HMI
Fathur mengatakan, Kecamatan Tallo merupakan kawasan kumuh terbesar di Kota Makassar. Luasannya mencapai 91 Ha dari 521 Ha luasan kawasan kumuh di Kota Makassar. Bahkan, terjadi peningkatan kawasan kumuh di wilayah pesisir, khususnya di bantaran Sungai Tallo.
"Jadi memang daerah kumuh di Kecamatan Tallo itu terbesar di Makassar, bahkan secara luasan bertambah walaupun itu mereka berdiri di status legalitas lahannya tidak jelas," kata Fathur, di sela-sela promosi doktor.
Lihat Juga :