Selama 2020, Polda Kepri Libas 5 Kasus Korupsi Kakap

loading...
Selama 2020, Polda Kepri Libas 5 Kasus Korupsi Kakap
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri Kombes Hanny Hidayat. (Foto/SINDOnews/Dicky Sigit Rakasiwi)
BATAM - Sepanjang 2020 atau tepatnya sejak Januari hingga Oktober jajaran Tindak Pidana Korupsi Polda Kepulauan Riausudah menangani 5 kasus korupsimelibatkan beberapa petinggi pejabat di kabupaten di Kepri.

Korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum ini merugikan negara hingga Rp2,6 milliar. Sementara itu, aset negara yang dapat diselamatkan senilai Rp1,8 milliar.

"Kami menangani kasus-kasus itu mulai dari yang di Kabupaten Lingga hingga Kabupaten Karimun," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepri Kombes Hanny Hidayat, Rabu (4/11/20). (BACA JUGA: Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti 163,9 Gram Ganja)

Dikatakannya bahwa kasus yang sudah dinyatakan P21 yakni dugaan korupsi pembangunan Tugu Agrominapolitan, Lingga. Dalam kasus ini polisi menetapkan 4 orang tersangka, termasuk pejabat di kabupaten ini.



Polisi juga menyelesaikan kasus jasa pelayanan RSUD Lingga, ada 2 orang tersangka dan di Karimun, Polisi menangani kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Karimun dimana atas kasus ini, polisi menetapkan 2 orang tersangka.

"Jadi Tipidkor juga melakukan dua OTT yakni di PLN Cabang Karimun dan staf Pemda Karimun, namun api kasusnya dilimpahkan ke internal masing-masing," katanya.

Selama proses penyelidikan hingga penyidikan, kata Hanny, belum ada satupun kasus yang di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). Dimana seluruh kasus ditangani jajaran Polda Kepri selalu berlanjut.



"Jadi ada 22 kasus sedang proses sidik dan lidik kami tangani. Semua kasus ini penindakannya di 2020 semua dan penanganan korupsi merupakan komitmen kami," tegasnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top