Pengamanan Bandara Sam Ratulangi Diperketat Jelang Natal-Tahun Baru
Rabu, 04 November 2020 - 17:51 WIB
loading...
Suasana pertemuan Airport Security Committee (ASC) Bandara Sam Ratulagi Manado, Rabu (4/11/2020). Foto:Istimewa
A
A
A
MANADO - Menjelang perayaan Natal dan tahun baru , sejumlah instansi pengamanan di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) sepakat untuk memperketat pengamanan di daerah itu, khususnya di Bandara Sam Ratulangi.
Hal tersebut menjadi topik utama dalam pertemuan yang digelar Angkasa Pura I bersama Airport Security Committee (ASC), yang dihadiri instansi terkait keamanan penerbangan seperti, perwakilan dari Otoritas Bandara, Lanud AL, Lanud AU, POM AU, Polsek Bandara, SAR, Brimob, Airlines, Ground Handling, BIN Daerah Sulut, Karantina, Imigrasi, dan Bea Cukai, di Manado, Rabu (4/11/2020). (Baca Juga: Diadang Resesi, Industri Mamin Dibekingi Pilkada, Natal, dan Tahun Baru)
Komandan Lanud Sam Ratulangi (Danlanud Sri), Kolonel Pnb Abram Tumanduk dalam acara itu meminta kepada seluruh anggota komite keamanan yang hadir, untuk fokus bahwa bandara adalah objek vital yang keamanannya menjadi tanggung jawab bersama.
“Kita harus menyadari bahwa keamanan bandara menjadi salah satu bentuk ketahanan nasional, dimana jika terjadi eskalasi ancaman keamanan di bandara, itu sudah menjadi tanggung jawab kita. Sehingga jangan lagi menunggu adanya permintaan bantuan pengamanan dari bandara. Saya harap itu dapat menjadi perhatian bersama,” tegasnya. (Baca Juga: Wali Kota Manado: Bioskop Hanya Boleh Diisi 30-50 Persen)
Senada, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII, Edison Saragih juga menyampaikan untuk bersinergi terhadap pengawasan dan memperketat pengamanan dalam pengiriman barang, bahaya cyber crime (hacker), dan pergerakan penumpang khususnya selama masa pandemi ini. “Bagi penumpang yang berangkat masih ada persyaratan hasil keterangan rapid test non-reaktif yang perlu mendapat perhatian dan pengawasan,” katanya.
Hal tersebut menjadi topik utama dalam pertemuan yang digelar Angkasa Pura I bersama Airport Security Committee (ASC), yang dihadiri instansi terkait keamanan penerbangan seperti, perwakilan dari Otoritas Bandara, Lanud AL, Lanud AU, POM AU, Polsek Bandara, SAR, Brimob, Airlines, Ground Handling, BIN Daerah Sulut, Karantina, Imigrasi, dan Bea Cukai, di Manado, Rabu (4/11/2020). (Baca Juga: Diadang Resesi, Industri Mamin Dibekingi Pilkada, Natal, dan Tahun Baru)
Komandan Lanud Sam Ratulangi (Danlanud Sri), Kolonel Pnb Abram Tumanduk dalam acara itu meminta kepada seluruh anggota komite keamanan yang hadir, untuk fokus bahwa bandara adalah objek vital yang keamanannya menjadi tanggung jawab bersama.
“Kita harus menyadari bahwa keamanan bandara menjadi salah satu bentuk ketahanan nasional, dimana jika terjadi eskalasi ancaman keamanan di bandara, itu sudah menjadi tanggung jawab kita. Sehingga jangan lagi menunggu adanya permintaan bantuan pengamanan dari bandara. Saya harap itu dapat menjadi perhatian bersama,” tegasnya. (Baca Juga: Wali Kota Manado: Bioskop Hanya Boleh Diisi 30-50 Persen)
Senada, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII, Edison Saragih juga menyampaikan untuk bersinergi terhadap pengawasan dan memperketat pengamanan dalam pengiriman barang, bahaya cyber crime (hacker), dan pergerakan penumpang khususnya selama masa pandemi ini. “Bagi penumpang yang berangkat masih ada persyaratan hasil keterangan rapid test non-reaktif yang perlu mendapat perhatian dan pengawasan,” katanya.
Lihat Juga :