DKI Gelar Apel Siaga Musim Hujan, Seluruh Komponen Kompak Antisipasi Banjir
Rabu, 04 November 2020 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
“Insya Allah Jakarta bisa terbebas dari banjir. Jika ada curah hujan yang amat lebat, kita bisa surut dalam waktu kurang dari 6 jam,” ucapnya.
“Mengirimkan pesan ke seluruh masyarakat Jakarta bahwa seluruh komponen pemerintah, TNI, Polisi, dan unsur masyarakat, bersatu padu untuk mengantisipasi musim hujan,” sambungnya.
Anies menyebut tantangan potensi terjadinya banjir di Ibu Kota berasal dari tiga penjuru. Pertama, hujan lokal dengan intensitas tinggi. Kedu, hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di kawasan pegunungan yang airnya mengalir ke kawasan pesisir Jakarta. (Baca juga Info Grafis: Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi)
"Yang ini, kita memiliki waktu untuk bersiap. Karena perjalanan air dari Bendung Katulampa sampai dengan Jakarta sekitar 9-10 jam, 3 jam sampai Depok, lalu 6 jam sampai Manggarai. Ini adalah masa persiapan yang harus kita lakukan bila di kawasan pegunungan terjadi hujan yang amat lebat," jelas dia.
Ketiga adalah banjir rob akibat permukaan air laut yang meninggi di kawasan permukaan tanahnya menurun. "Tiga tantangan ini yang ada di depan kita. Hujan lokal, air kiriman dari pegunungan, dan banjir rob," tuturnya.
“Mengirimkan pesan ke seluruh masyarakat Jakarta bahwa seluruh komponen pemerintah, TNI, Polisi, dan unsur masyarakat, bersatu padu untuk mengantisipasi musim hujan,” sambungnya.
Anies menyebut tantangan potensi terjadinya banjir di Ibu Kota berasal dari tiga penjuru. Pertama, hujan lokal dengan intensitas tinggi. Kedu, hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di kawasan pegunungan yang airnya mengalir ke kawasan pesisir Jakarta. (Baca juga Info Grafis: Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi)
"Yang ini, kita memiliki waktu untuk bersiap. Karena perjalanan air dari Bendung Katulampa sampai dengan Jakarta sekitar 9-10 jam, 3 jam sampai Depok, lalu 6 jam sampai Manggarai. Ini adalah masa persiapan yang harus kita lakukan bila di kawasan pegunungan terjadi hujan yang amat lebat," jelas dia.
Ketiga adalah banjir rob akibat permukaan air laut yang meninggi di kawasan permukaan tanahnya menurun. "Tiga tantangan ini yang ada di depan kita. Hujan lokal, air kiriman dari pegunungan, dan banjir rob," tuturnya.
(thm)
Lihat Juga :