2 Sipir Terlibat Narkoba, Lapas Pekanbaru Jadi Tercoreng
Selasa, 03 November 2020 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Saat pemberian predikat itu, Sekjen Bambang Rantam mengaku telah banyak kemajuan yang diberikan kanwilkumham Riau selama atas perubahan yang dilakukan.
"Kanwil Riau sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. Jumlah 24 satuan kerja yang lolos ke Tim Penilai Nasional merupakan prestasi luar biasa," ujar Bambang Rantam, Kamis (27/8/2020) kala itu.
Atas pencapaian itu, Bambang berpesan kepada seluruh jajaran Kanwilkumham Riau beserta Unit Pelaksana Teknis (UPT) agar memperhatikan beberapa hal untuk dapat meraih predikat WBK/WBBM. (BACA JUGA: Bareskrim Bongkar Perendaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas Pekanbaru)
"Komitmen pimpinan dan seluruh tim untuk membangun persamaan persepsi dalam pelaksanaan Zona Integritas adalah hal yang sangat penting," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar kasus peredaran sabu-sabu dan happy five yang melibatkan oknum Polsuspas Lapas Pekanbaru. Dimana ada dua orang Polsuspas Pekanbaru yang ditangkap di kasus tersebut.
"Kanwil Riau sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. Jumlah 24 satuan kerja yang lolos ke Tim Penilai Nasional merupakan prestasi luar biasa," ujar Bambang Rantam, Kamis (27/8/2020) kala itu.
Atas pencapaian itu, Bambang berpesan kepada seluruh jajaran Kanwilkumham Riau beserta Unit Pelaksana Teknis (UPT) agar memperhatikan beberapa hal untuk dapat meraih predikat WBK/WBBM. (BACA JUGA: Bareskrim Bongkar Perendaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas Pekanbaru)
"Komitmen pimpinan dan seluruh tim untuk membangun persamaan persepsi dalam pelaksanaan Zona Integritas adalah hal yang sangat penting," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar kasus peredaran sabu-sabu dan happy five yang melibatkan oknum Polsuspas Lapas Pekanbaru. Dimana ada dua orang Polsuspas Pekanbaru yang ditangkap di kasus tersebut.
Lihat Juga :