Golkar Jatim Desak Presiden Perancis Minta Maaf kepada Muslim Dunia
Minggu, 01 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
Ketua DPD Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji
A
A
A
SURABAYA - Ketua DPD Golkar Jatim , Muhammad Sarmuji mengecam pernyataaan Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengenai Agama Islam. Macron secara terang-terangan menyatakan Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis.
Pernyataan ini dilontarkan Macron terkait reaksi keras umat Islam di dunia terhadap sikap Macron yang menyebut pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW merupakan kebebasan berekspresi.
Akibat sikap tersebut, Macron dikecam umat Islam di seluruh dunia. Bahkan negara-negata Arab Saudi sepakat untuk memboikot segala bentuk produk Perancis. Macron bereaksi dan menyebut Islam agama yang sedang mengalami krisis.(Baca juga: Sudah di Pelaminan, Sepasang Pengantin di Pasuruan Gagal Resepsi )
Cak Sar, sapaan akrab Sarmuji yang juga Anggota DPR RI tersebut menegaskan, Macron tak sepantasnya mengeluarkan pernyataaan semacam itu. Untuk itu, kata dia, Golkar secara tegas mendesak Macron untuk meminta maaf kepada umat muslim dunia.
"Ini melukai hari umat Islam, untuk itu Macron harus minta maaf kepada umat muslim sedunia," kata Cak Sar, Minggu (1/11/2020).(Baca juga: 40 Persen Produk UMKM Jawa Timur Kantongi Sertifikasi Halal )
Menurut Cak Sar, radikalisme tidaklah ada dalam ajaran semua agama dan Islam tidak sedang mengalami krisis. "Secara umum Islam yang damai justru berkembang dan menjadi arus utama perkembangan Islam dunia," kata dia.
Sarmuji juga mengutuk kebebasan yang dapat menghancurkan harmoni dunia seperti karikatur nabi.
Pernyataan ini dilontarkan Macron terkait reaksi keras umat Islam di dunia terhadap sikap Macron yang menyebut pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW merupakan kebebasan berekspresi.
Akibat sikap tersebut, Macron dikecam umat Islam di seluruh dunia. Bahkan negara-negata Arab Saudi sepakat untuk memboikot segala bentuk produk Perancis. Macron bereaksi dan menyebut Islam agama yang sedang mengalami krisis.(Baca juga: Sudah di Pelaminan, Sepasang Pengantin di Pasuruan Gagal Resepsi )
Cak Sar, sapaan akrab Sarmuji yang juga Anggota DPR RI tersebut menegaskan, Macron tak sepantasnya mengeluarkan pernyataaan semacam itu. Untuk itu, kata dia, Golkar secara tegas mendesak Macron untuk meminta maaf kepada umat muslim dunia.
"Ini melukai hari umat Islam, untuk itu Macron harus minta maaf kepada umat muslim sedunia," kata Cak Sar, Minggu (1/11/2020).(Baca juga: 40 Persen Produk UMKM Jawa Timur Kantongi Sertifikasi Halal )
Menurut Cak Sar, radikalisme tidaklah ada dalam ajaran semua agama dan Islam tidak sedang mengalami krisis. "Secara umum Islam yang damai justru berkembang dan menjadi arus utama perkembangan Islam dunia," kata dia.
Sarmuji juga mengutuk kebebasan yang dapat menghancurkan harmoni dunia seperti karikatur nabi.
Lihat Juga :