Bentrok 2 Ormas di Sukabumi, Ratusan Orang Bersenjata Tajam Diamankan

loading...
Bentrok 2 Ormas di Sukabumi, Ratusan Orang Bersenjata Tajam Diamankan
Polisi mengamankan ratusan orang dan senjata tajam di area Cibolang ujung jalur lingkar selatan Sukabumi, Jabar. Foto/iNews TV/Indra Firdaus
SUKABUMI - Pasca bentrokan antar ormas yang terjadi di jalur lingkar selatan Sukabumi , Jawa Barat, Minggu (1/11/2020), aparat kepolisian melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan mulai dari Bogor-Sukabumi dan Cianjur-Sukabumi.

Di area Cibolang ujung jalur lingkar selatan Sukabumi, personel Polres Sukabumi berhasil mengamankan ratusan orang dan menyita senjata tajam. (Baca juga: 4 Orang Luka Akibat 2 Ormas Bentrok di Sukabumi Jawa Barat)
Bentrok 2 Ormas di Sukabumi, Ratusan Orang Bersenjata Tajam Diamankan

Kapolres Sukabumi, AKBP Lukman Syarif mengatakan, ratusan orang yang diamankan diduga berasal dari kelompok salah satu ormas yang akan bergabung dengan kawan-kawannya di Sukabumi. “Ratusan orang yang diamankan berasal dari Jakarta, Bogor, Tanggerang dan Bekasi,” katanya. (Baca juga: Joglo Citakan, Kesaktian Demang Wonopawiro dan Berdirinya Wonosari)

Saat mengamankan mereka, polisi menemukan sejumlah senjata tajam. Kedatangan ratusan anggota ormasi ini diduga ada kaitannya dengan bentrokan dua ormas sebelumnya.
Bentrok 2 Ormas di Sukabumi, Ratusan Orang Bersenjata Tajam Diamankan

Hingga saat ini aparat kepolisian masih berjaga di jalur perlintasan Cibolang, Sukabumi, Jawa Barat. Setiap kendaraan yang dicurigai ditumpangi oleh kelompok ormas dihentikan dan diperiksa polisi. Personel TNI dan Brimob dikerahkan untuk membantu Polres Sukabumi dalam mengamankan situasi.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi dengan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Sampai saat ini Polisi dan TNI masih melakukan penjagaan di setiap titik rawan di Sukabumi.

Bentrokan Diduga karena dendam lama dua ormas di Sukabumi, Jawa Barat kembali terlibat bentrokandengan menggunakan senjata tajam pada Minggu petang 1 Oktober 2020. Akibatnya empat orang terluka dalam kejadian ini polisi masih melakukan penjagaan paska bentrokan terjadi.

Sebelumnya kedua ormas ini yang pernah berseteru 10 bulan lalu ini namun walau sudah berdamai akhirnya kembali saling serang dengan menggunakan senjata tajam. Empat orang dari salah satu ormas menjadi korban luka senjata tajam dan langsung dibawa ke RSUD R. Syamsudin untuk mendapatkan pertolongan.

(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top