Dapat Keluhan Bantuan Tak Sampai, Ini Janji Legislator PDIP ke Warga
Senin, 02 November 2020 - 06:30 WIB
loading...
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Pieter Goni saat menerima keluhan warga dalam reses di Hotel Golden Tulip, Makassar, Minggu (1/11/2020). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sejumlah warga di Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar mengeluhkan masih adanya warga yang kurang mampu yang tidak merasakan bantuan sosial yang telah disalurkan oleh pemerintah.
Keluhan warga itu disampaikan saat menghadiri reses anggota anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Pieter Goni (RPG) yang dipusatkan di Hotel Golden Tulip Jalan Hasanuddin Kota Makassar, Minggu (1/11/2020). (Baca Juga: program-bantuan-covid-19-pemerintah-perlu-sistem-pengawasan-dan-pusat-aduan)
Haja Hamsiah, warga Jalan Lompo Battang mempertanyakan pembagian bantuan sosial yang tidak merata, ada warga yang dapat namun dalam kategori mampu, bahkan memiliki ada kendaraan 4 roda. “Sementara tetangga saya yang tukang becak tidak dapat sama sekali, ini harusnya jadi perhatian dari pemerintah,” katanya di hadapan Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Sulsel itu.
Selain keluhan bantuan tidak merata, warga juga meminta perhatian pemerintah menghadapi musim penghujan ini, karena banyak selokan yang tersumbat. “Jika ini tidak diantisipasi maka akan mengakibatkan banjir nantinya,” tuturnya. (Baca Juga: dugaan-penyalahgunaan-dana-covid-19-tana-toraja-dilapor-ke-kpk)
Menanggapi keluhan itu, RPG memberikan apresiasi kepada warga yang memberikan informasi tersebut, sehingga bisa segera ditindaklanjuti. “Ini pertanyaan yang sering kami dengar dari warga, ini akan kami koordinasikan dengan pemerintahan Kota Makassar, kenapa persoalan seperti ini sering berulang kali terjadi,” katanya.
Keluhan warga itu disampaikan saat menghadiri reses anggota anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Pieter Goni (RPG) yang dipusatkan di Hotel Golden Tulip Jalan Hasanuddin Kota Makassar, Minggu (1/11/2020). (Baca Juga: program-bantuan-covid-19-pemerintah-perlu-sistem-pengawasan-dan-pusat-aduan)
Haja Hamsiah, warga Jalan Lompo Battang mempertanyakan pembagian bantuan sosial yang tidak merata, ada warga yang dapat namun dalam kategori mampu, bahkan memiliki ada kendaraan 4 roda. “Sementara tetangga saya yang tukang becak tidak dapat sama sekali, ini harusnya jadi perhatian dari pemerintah,” katanya di hadapan Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Sulsel itu.
Selain keluhan bantuan tidak merata, warga juga meminta perhatian pemerintah menghadapi musim penghujan ini, karena banyak selokan yang tersumbat. “Jika ini tidak diantisipasi maka akan mengakibatkan banjir nantinya,” tuturnya. (Baca Juga: dugaan-penyalahgunaan-dana-covid-19-tana-toraja-dilapor-ke-kpk)
Menanggapi keluhan itu, RPG memberikan apresiasi kepada warga yang memberikan informasi tersebut, sehingga bisa segera ditindaklanjuti. “Ini pertanyaan yang sering kami dengar dari warga, ini akan kami koordinasikan dengan pemerintahan Kota Makassar, kenapa persoalan seperti ini sering berulang kali terjadi,” katanya.
Lihat Juga :