Pemkab/Pemkot Bogor Gencarkan Rapid Test di Akses Masuk Wilayah
Minggu, 01 November 2020 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Di tempat terpisah Pemkot Bogor bersama petugas gabungan Satgas Penanganan Covid-19 juga gencar menggelar rapid test massal di Stasiun Bogor dan Terminal Baranangsiang yang diketahui sebagai gerbang atau akses masuk kota hujan. Seperti di terminal, stasiun dan tempat wisata. Khusus di Stasiun KRL Bogor, rapid test digelar tiga hari berturut-turut, yakni Kamis, Jumat dan Sabtu.
"Rapid test ini sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor agar pengunjung yang datang ke Kota Bogor bisa diketahui reaktif atau nonreaktif tidaknya," ujar Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Theofilo Patrocinio, saat memantau rapid test di Stasiun Bogor.
Theo sapaan akrabnya mengatakan, pada pelaksanaan rapid test ini pihaknya mengarahkan penumpang kereta yang baru turun untuk melakukan pendaftaran rapid test. Setiap harinya ditargetkan 100 penumpang KRL mengikuti rapid test gratis ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengunjung yang datang ke Kota Bogor sehat, begitu juga saat pulang tetap dalam keadaan sehat.
Sementara itu, Kepala Seksi P3MS Dinkes Kota Bogor, Djohan Misali mengatakan, rapid test ini sesuai keputusan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor berkoordinasi dengan Dinkes Jawa Barat.
Sejauh ini dari hasil rapid test massal, tercatat enam orang yang hasilnya reaktif dan langsung karantina mandiri. "Test Swab akan dilakukan setelah lima hari karantina menunggu masa inkubasi, namun bagi warga luar Kota Bogor protapnya harus pulang kembali ke kota asalnya" ujar Djohan.
"Rapid test ini sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor agar pengunjung yang datang ke Kota Bogor bisa diketahui reaktif atau nonreaktif tidaknya," ujar Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Theofilo Patrocinio, saat memantau rapid test di Stasiun Bogor.
Theo sapaan akrabnya mengatakan, pada pelaksanaan rapid test ini pihaknya mengarahkan penumpang kereta yang baru turun untuk melakukan pendaftaran rapid test. Setiap harinya ditargetkan 100 penumpang KRL mengikuti rapid test gratis ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengunjung yang datang ke Kota Bogor sehat, begitu juga saat pulang tetap dalam keadaan sehat.
Sementara itu, Kepala Seksi P3MS Dinkes Kota Bogor, Djohan Misali mengatakan, rapid test ini sesuai keputusan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor berkoordinasi dengan Dinkes Jawa Barat.
Sejauh ini dari hasil rapid test massal, tercatat enam orang yang hasilnya reaktif dan langsung karantina mandiri. "Test Swab akan dilakukan setelah lima hari karantina menunggu masa inkubasi, namun bagi warga luar Kota Bogor protapnya harus pulang kembali ke kota asalnya" ujar Djohan.
Lihat Juga :