Mata Berkaca-kaca, Ferdian Paleka Minta Maaf kepada Korban dan Warga Bandung
Jum'at, 08 Mei 2020 - 15:41 WIB
loading...
Ferdian Paleka menyampakan permohonan maaf terbuka kepada warga Kota Bandung dan masyarakat Indonesia. Foto: SINDOnews/agus warsudi
A
A
A
BANDUNG - Ferdiansyah alias Ferdian Paleka (21) meminta maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya. Permohanan maaf itu ditujukan para korban aksi prank yang dilakukannya, juga kepada warga Kota Bandung serta masyarakat Indonesia.
Saat menyampaikan permohonan maaf itu, mata Ferdian tampak berkaca-kaca. Suaranya bergetar dan wajah menuduk. Dua telapak tangan dia tangkupkan di depan dada.
"Saya sangat meminta maaf sekali kepada transpuan, terutama kepada para korban. Saya minta maaf untuk seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat kota bandung dan transpuan yang telah saya prank dengan ngasih sembako isi sampah, saya sangat menyesal atas kelakuan saya, semoga saya dimaafkan," kata Ferdian yang dihadirkan saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (8/5/2020).
(Baca: Cuma Bisa Tertunduk, Penampilan Perdana Ferdian Cs Berbalut Baju Tahanan)
Pemuda kelahiran Palembang ini mengaku, awal mula membuat konten hanya untuk hiburan. Tidak ada maksud lain selain itu. "Yang mencetuskan ide (konten prank bingkisan isi sampah dan batu), bertiga. Ga ada salah satu," ujar dia.
Saat menyampaikan permohonan maaf itu, mata Ferdian tampak berkaca-kaca. Suaranya bergetar dan wajah menuduk. Dua telapak tangan dia tangkupkan di depan dada.
"Saya sangat meminta maaf sekali kepada transpuan, terutama kepada para korban. Saya minta maaf untuk seluruh rakyat Indonesia, terutama rakyat kota bandung dan transpuan yang telah saya prank dengan ngasih sembako isi sampah, saya sangat menyesal atas kelakuan saya, semoga saya dimaafkan," kata Ferdian yang dihadirkan saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (8/5/2020).
(Baca: Cuma Bisa Tertunduk, Penampilan Perdana Ferdian Cs Berbalut Baju Tahanan)
Pemuda kelahiran Palembang ini mengaku, awal mula membuat konten hanya untuk hiburan. Tidak ada maksud lain selain itu. "Yang mencetuskan ide (konten prank bingkisan isi sampah dan batu), bertiga. Ga ada salah satu," ujar dia.
Lihat Juga :