Cabup Sleman Kustini Gagas Program Reformasi Birokrasi Berbasis Teknologi

loading...
Cabup Sleman Kustini Gagas Program Reformasi Birokrasi Berbasis Teknologi
Calon Bupati (Cabup) Sleman nomor 3, Kustini Sri Purnomo (KSP). Foto istimewa
SLEMAN - Calon Bupati (Cabup) Sleman nomor 3, Kustini Sri Purnomo (KSP) mengatakan, untuk meningkatkan kualitas birokrasi dalam meningkatkan pelayanan kepda publik maupun kinerjanya, maka harus ada reformasi birokrasi. Karena itulah reformasi birokrasi akan menjadi perhatian jika terpilih menjadi bupati Sleman 2021-2024.

Apalagi reformasi birokrasi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik adalah dua hal yang saling berkaitan. Dengan mereformasi birokrasi yang lebih modern secara otomatis berdampak kepada peningkatan kualitas pelayanan publik yang tanggap, cepat, sigap dan bebas pungli. Sementara peningkatan kualitas pelayanan publik yang salah satunya bebas pungli, juga akan berdampak para aparatur birokrasi yang bersih. Caranya tentu saja dengan mengoptimalkan teknologi informasi. (Baca: Kustini Danang Lakukan Konsolidasi Menangkan Pilkada Sleman 2020)

“Ketika sistem layanan birokrasi kita sudah bisa diakses secara online dengan Sleman Smart Regency, pelayanan publik yang didapatkan tentu akan meningkat karena sesuai prinsipnya cepat, sigap dan yang paling penting bebas pungli. Aparatur birokrasi kita juga akan bersih, karena semua sudah komputer yang melakukan," kata Kustini soal materi yang akan disampaikan saat debat Pilkada Sleman, Jumat (30/1/2020)

Kustini menjelaskan dengan modernisasi birokrasi yang sudah serba online, menurut Kustini masyarakat juga harus difasilitasi untuk dapat secara mudah mengakses layanan tersebut. Melalui programnya internet gratis di 1212 padukuhan yang ada di Kabupaten Sleman, masyarakat yang menjadi subjek akan secara instan bisa memanfaatkan layanan itu untuk mengakses secara online.



"Ini adalah sistem yang kami bangun dari pusat pemerintahan di Sleman dengan masyarakat di wilayahnya masing-masing agar bisa saling terintegras. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan di rumahnya masing-masing sehingga tidak menghabiskan banyak waktu," terangnya. (Baca:Beredar Surat Rekomendasi PDIP Istri Bupati Jadi Cabup Sleman)

Kemudahan akses layanan publik dengan adanya internet gratis di setiap padukuhan, ditegaskan Kustini adalah salah satu kelebihan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Internet gratis juga termasuk layanan publik yang bisa mempermudah pelajar di Kabupaten Sleman yang masa pandemi Covid-19 ini harus melakukan pembelajaran secara daring.

Selain itu bisa dimanfaatkan seluruh industri kreatif dan UMKM di Kabupaten Sleman untuk bertransaksi di dunia maya lataran adanya aturan protokol kesehatan yang masih diberlakukan. "Karena disini subjek utamanya adalah masyarakat, dan pemerintah memberikan layanan yang seharusnya bisa mempermudah hal-hal seperti itu,” paparnyai.(Baca: Gus Muhdlor Subandi Janji Cetak 100 Millennial Preneur Baru di Sidoarjo)



Namun, ini baru satu dari dari sekian solusi yang ditawarkan untuk benar-benar melayani dan mensejahterakan masyarakat. Menurut Kustini dengan tekad membangun Sleman menjadi "Rumah Bersama" bersama pasanganya Danang Maharsa akan menjadikan Sleman menjadi Kabupaten dengan masyarakat yang tangguh, cerdas, unggul, sejahtera dan berjiwa gotong-royong.

“Tekad besar tersebut tidak serta merta terwujud tanpa adanya semangat "Sesarengan Mbangun Sleman," dari semua lapisan masyarakat Sleman dengan kemajemukan mulai dari golongan, ras, agama dan suku,” tandas cabup Sleman yang diusung PDIPdan PAN itu.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top