Cabup Sleman Kustini Gagas Program Reformasi Birokrasi Berbasis Teknologi
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:23 WIB
loading...
Calon Bupati (Cabup) Sleman nomor 3, Kustini Sri Purnomo (KSP). Foto istimewa
A
A
A
SLEMAN - Calon Bupati (Cabup) Sleman nomor 3, Kustini Sri Purnomo (KSP) mengatakan, untuk meningkatkan kualitas birokrasi dalam meningkatkan pelayanan kepda publik maupun kinerjanya, maka harus ada reformasi birokrasi. Karena itulah reformasi birokrasi akan menjadi perhatian jika terpilih menjadi bupati Sleman 2021-2024.
Apalagi reformasi birokrasi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik adalah dua hal yang saling berkaitan. Dengan mereformasi birokrasi yang lebih modern secara otomatis berdampak kepada peningkatan kualitas pelayanan publik yang tanggap, cepat, sigap dan bebas pungli. Sementara peningkatan kualitas pelayanan publik yang salah satunya bebas pungli, juga akan berdampak para aparatur birokrasi yang bersih. Caranya tentu saja dengan mengoptimalkan teknologi informasi. (Baca: Kustini Danang Lakukan Konsolidasi Menangkan Pilkada Sleman 2020 )
“Ketika sistem layanan birokrasi kita sudah bisa diakses secara online dengan Sleman Smart Regency, pelayanan publik yang didapatkan tentu akan meningkat karena sesuai prinsipnya cepat, sigap dan yang paling penting bebas pungli. Aparatur birokrasi kita juga akan bersih, karena semua sudah komputer yang melakukan," kata Kustini soal materi yang akan disampaikan saat debat Pilkada Sleman , Jumat (30/1/2020)
Kustini menjelaskan dengan modernisasi birokrasi yang sudah serba online, menurut Kustini masyarakat juga harus difasilitasi untuk dapat secara mudah mengakses layanan tersebut. Melalui programnya internet gratis di 1212 padukuhan yang ada di Kabupaten Sleman, masyarakat yang menjadi subjek akan secara instan bisa memanfaatkan layanan itu untuk mengakses secara online.
"Ini adalah sistem yang kami bangun dari pusat pemerintahan di Sleman dengan masyarakat di wilayahnya masing-masing agar bisa saling terintegras. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan di rumahnya masing-masing sehingga tidak menghabiskan banyak waktu," terangnya. (Baca: Beredar Surat Rekomendasi PDIP Istri Bupati Jadi Cabup Sleman )
Apalagi reformasi birokrasi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik adalah dua hal yang saling berkaitan. Dengan mereformasi birokrasi yang lebih modern secara otomatis berdampak kepada peningkatan kualitas pelayanan publik yang tanggap, cepat, sigap dan bebas pungli. Sementara peningkatan kualitas pelayanan publik yang salah satunya bebas pungli, juga akan berdampak para aparatur birokrasi yang bersih. Caranya tentu saja dengan mengoptimalkan teknologi informasi. (Baca: Kustini Danang Lakukan Konsolidasi Menangkan Pilkada Sleman 2020 )
“Ketika sistem layanan birokrasi kita sudah bisa diakses secara online dengan Sleman Smart Regency, pelayanan publik yang didapatkan tentu akan meningkat karena sesuai prinsipnya cepat, sigap dan yang paling penting bebas pungli. Aparatur birokrasi kita juga akan bersih, karena semua sudah komputer yang melakukan," kata Kustini soal materi yang akan disampaikan saat debat Pilkada Sleman , Jumat (30/1/2020)
Kustini menjelaskan dengan modernisasi birokrasi yang sudah serba online, menurut Kustini masyarakat juga harus difasilitasi untuk dapat secara mudah mengakses layanan tersebut. Melalui programnya internet gratis di 1212 padukuhan yang ada di Kabupaten Sleman, masyarakat yang menjadi subjek akan secara instan bisa memanfaatkan layanan itu untuk mengakses secara online.
"Ini adalah sistem yang kami bangun dari pusat pemerintahan di Sleman dengan masyarakat di wilayahnya masing-masing agar bisa saling terintegras. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan di rumahnya masing-masing sehingga tidak menghabiskan banyak waktu," terangnya. (Baca: Beredar Surat Rekomendasi PDIP Istri Bupati Jadi Cabup Sleman )
Lihat Juga :