Waspadai Muncul Wasir saat Terlalu Lama Duduk WFH, Ini Cara Mencegahnya

Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:10 WIB
loading...
Waspadai Muncul Wasir...
Duduk terlalu lama dapat memicu munculnya wasir. (Foto/Ilustrasi)
A A A
SURABAYA - Selama masa Pandemi COVID-19 hampir semua perkantoran menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Kebijakan ini membuat sebagian besar masyarakat melakukan aktivitas bekerja dari rumah dengan duduk menghabiskan waktu duduk cukup lama.

"Nah, hal ini berpotensi akan menimbulkan wasir," kata dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif RS Siloam Surabaya dr F Siusanto Hadi SpB-KBD saat Bincang Sehat RS Siloam Surabaya, Rabu (28/10/2020). (BACA JUGA:Membedakan Kanker Usus dengan Wasir)

Dia menjelaskan, mengatakan dalam sebuah studi yang dilakukan pada 2008 kepada 6.300 orang di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa pada masa normal setidaknya orang AS menghabiskan waktu 7,7 jam perhari hanya untuk duduk.

Namun, angka tersebut akan naik dalam penelitian terbaru.Penelitian terbaru tersebut menyebut pada masa pandemi atau sejak Maret 2020 menunjukkan di AS meningkat durasi duduk sebanyak 3 jam perhari atau menjadi selama 11,7 jam hanya untuk duduk.

Sedangkan di negara lain seperti Inggris, Prancis, Spanyol, dan Kanada meningkat 2 jam sehari. Serta di Belanda, Denmark, Belgia, dan Austria meningkat 1 jam sehari.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa selama masa pandemi dan semua orang melakukan WFH masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya hanya dengan duduk. Padahal, banyak risiko penyakit yang bisa muncul akibat duduk terlalu lama. Salah satunya adalah Hemoroid atau yang dikenal orang awam dengan sebutan wasir,” bebernya.

Menurut dr Sius, hemeroid atau wasir terjadi ketika ada pembesaran pembuluh darah di sekitar anus yang disebabkan oleh proses pembengkakan dari pembuluh darah tersebut. (BACA JUGA: Awas, Berada di Toilet Lebih dari 15 Menit Bisa Picu Wasir!)

Pembengkakkan tersebut karena adanya penekanan yang terjadi secara terus menerus pada tulang ekor karena posisi duduk yang salah. Padahal di depan tulang ekor terdapat usus besar yang menjadi saluran terakhir dalam pencernaan dan menjadi pembuangan akhir feses.

“Di antara tulang ekor dan usus besar ini terdapat banyak pembuluh darah, apabila terjadi penekanan di area ini tentu saja akan membuat pembuluh darah menjadi tidak lancar dan bengkak, sehingga pada akhirnya malah akan menimbulkan wasir,” jelasnya.

Dr Sius menyebutkan setidaknya ada tiga tipe hemoroid. Pertama, tipe hemoroid internal, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang terjadi dalam anus dan tidak terlihat.

Kedua, adalah hemoroid eksternal adalah kondisi jika pembengkakan terjadi di luar anus, yaitu dekat lubang anus, dan terasa lebih nyeri.

Ketiga, ada pula hemoroid campuran yang terjadi pembengkakan di area dalam dan luar. Dalam penanganannya, saat ini hemeroid bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi laser disebut dengan laser hemorrhoidoplasty.

Sedangkan pencegahannya, menurut dr Sius, ada empat cara yang bisa dilakukan. Pertama, yaitu melakukan diet sebaiknya rajin mengkonsumsi sayur dan buah berwarna-warni. Kedua, sering melakukan olahraga yang teratur. Ketiga, memperhatikan posisi duduk dengan cara yang benar.

"Caranya adalah dengan duduk tegak seperti posisi berdiri dan duduk tepat diatas tulang duduk, sehingga menghindari adanya penekanan pada tulang ekor,"sebutnya.

Selain itu, sempatkan untuk berdiri selama 30-60 detik setiap satu jam ketika sedang duduk lama. Kalaupun tidak bisa berdiri sebaiknya melakukan beberapa gerakan peregangan. Keempat, tidak mengejan saat Buang Air Besar (BAB). Hal ini juga dipengaruhi oleh posisi duduk. (BACA JUGA: Menghindari Wasir dengan Konsumsi Makanan Berserat)

Sebab, hal ini akan membuat posisi anus membentuk siku ketika dalam posisi duduk. Untuk itu, sebaiknya saat BAB tidak dalam posisi duduk atau jongkok saja.

“Namun, bagi mereka yang sudah terbiasa menggunakan kloset duduk, sebaiknya disiasati dengan menyediakan pijakan untuk kaki yang bisa membentuk posisi jongkok saat buang air besar,” tuturnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penanganan Trauma dengan...
Penanganan Trauma dengan Cepat dan Tepat Jadi Prioritas Cegah Komplikasi
Siloam Bangka Raih Penghargaan...
Siloam Bangka Raih Penghargaan Zero Accident dari Kemnaker
Cara Mencegah dan Mengobati...
Cara Mencegah dan Mengobati Glaukoma, Ini Tips Sehat dari Siloam Hospitals Buton
Siloam Hospitals Balikpapan...
Siloam Hospitals Balikpapan Raih Penghargaan Proper Biru dari Pemprov Kaltim
Siloam Hospitals Silampari...
Siloam Hospitals Silampari Jadi Rujukan Utama saat Presiden Jokowi ke Lubuklinggau
Layanan Ambulans Siloam...
Layanan Ambulans Siloam Hospitals Cirebon Kawal Peserta Cycling De Jabar III
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Raih Sertifikasi Clinical...
Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke, Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama
Pisau Bedah Kini Diganti...
Pisau Bedah Kini Diganti Joystick: Kupas Tuntas 7 Robot Canggih di Ruang Operasi Siloam
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved