Mengenal Cawabup Yekti Handayani, Pengusaha Sukses yang Jadi GTT di Pelosok Kendal
Kamis, 08 Oktober 2020 - 09:02 WIB
loading...
Calon wakil bupati (Cawabup) Kendal Yekti Handayani dikenal publik sebagai pengusaha. Namun sedikit yang tahu bahwa komisaris PT Cahaya Selomukti dan Cahaya Selomukti Indonesia ini juga seorang guru.
A
A
A
KENDAL - Calon wakil bupati (Cawabup) Kendal Yekti Handayani dikenal publik sebagai pengusaha. Namun sedikit yang tahu bahwa komisaris PT Cahaya Selomukti dan Cahaya Selomukti Indonesia ini juga seorang guru.
Di tengah kesuksesannya sebagai pengusaha, Cawabup yang mendampingi Ali Nurudin di Pilkada 2020 ini, masih mengajar sebagai guru honorer di pelosok kabupaten Kendal.
Ani, panggilan akrab Cawabup Yekti Handayani, saat ini masih tercatat sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) di SD Negeri 1 Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, dan Guru Tetap Yayasan (GTY) di MTs Falahul Huda, Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan.
Sebelumnya, alumnus IKIP PGRI Semarang ini juga pernah menjadi GTT di SMP Negeri 2 Boja dan SD Negeri Kertosari, Kecamatan Singorojo. Istri dari pengusaha Gatot Herlambang itu mengatakan bahwa mengajar baginya sebagai panggilan jiwa. Ani menginginkan anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebagai bekal masa depan mereka. Karena itulah, saat kuliah dirinya mengambil studi ilmu keguruan jurusan bahasa Inggris.
Ani mengaku prihatin dengan kelangsungan pendidikan di daerah pedalaman. Karena akses yang sulit ditambah minimnya sarana dan prasarana. Menurutnya, pendidikan bagi anak-anak di daerah pelosok masih jauh dari kata layak.
Di tengah kesuksesannya sebagai pengusaha, Cawabup yang mendampingi Ali Nurudin di Pilkada 2020 ini, masih mengajar sebagai guru honorer di pelosok kabupaten Kendal.
Ani, panggilan akrab Cawabup Yekti Handayani, saat ini masih tercatat sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) di SD Negeri 1 Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, dan Guru Tetap Yayasan (GTY) di MTs Falahul Huda, Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan.
Sebelumnya, alumnus IKIP PGRI Semarang ini juga pernah menjadi GTT di SMP Negeri 2 Boja dan SD Negeri Kertosari, Kecamatan Singorojo. Istri dari pengusaha Gatot Herlambang itu mengatakan bahwa mengajar baginya sebagai panggilan jiwa. Ani menginginkan anak-anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebagai bekal masa depan mereka. Karena itulah, saat kuliah dirinya mengambil studi ilmu keguruan jurusan bahasa Inggris.
Ani mengaku prihatin dengan kelangsungan pendidikan di daerah pedalaman. Karena akses yang sulit ditambah minimnya sarana dan prasarana. Menurutnya, pendidikan bagi anak-anak di daerah pelosok masih jauh dari kata layak.
Lihat Juga :