Pemkab Karawang Bentuk Satgas COVID-19 di Setiap Perusahaan

loading...
Pemkab Karawang Bentuk Satgas COVID-19 di Setiap Perusahaan
Pemkab Karawang bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melakukan pelatihan satuan tugas (Satgas) perusahaan dalam rangka menekan angka penularan COVID-19. SINDOnews/Nila
KARAWANG - Pemkab Karawang bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melakukan pelatihan satuan tugas (Satgas) perusahaan dalam rangka menekan angka penularan COVID-19.

Setiap perusahaan dari 7 kawasan industri di Karawang mengirim perwakilan dalam pelatihan tersebut. Pelatihan ini diberikan setelah terjadi Klaster industri di Karawanghingga setiap perusahaan dapat melakukan tindakan yang tepat menangani COVID-19.

"Sebelumnya kita sudah melakukan deklarasi bersama memerangi COVID-19 di lingkungan perusahaan. Lanjutan dari deklarasi itu kita memberikan pelatihan kepada setiap perwakilan perusahaan dalam penanganan COVID-19. Apindo selaku induk dari organisasi perusahaan, bersama Pemkab Karawang memberikan pelatihan kepada mereka agar tidak lagi bingung dan bertindak tepat jika ada karyawannya yang terpapar COVID-19," kata pejabat sementara Bupati Karawang, Yerry Yanuar, Senin (26/10/20).

Yerry mengatakan pembentukan satgas perusahaan merupakan kolaborasi penting antara perusahaan dan pemerintah dalam upaya menekan penularan COVID-19. Para satgas perusahaan itu dibentuk oleh perusahaan dan bertugas untuk melakukan pengawasan dan sosialisasi protokol kesehatan. (Baca: Gempa Tektonik 3,7 SR Guncang Bayah Banten).



"Selain itu mereka juga harus bisa menjadi ambasador untuk mensosialisasikan prokes ke masyarakat atau tetangganya. Bisa dibilang mereka ini dutanya protokol kesehatan untuk warga sekitarnya," ungkapnya.

Sebelumnya terjadi klaster industri di Kabupaten Karawang setelah puluhan perusahaan melaporkan jika karyawannya terpapar COVID-19. Hal ini terjadi karena kurangnya sistem kontrol yang dilakukan setiap perusahaan dalam menerapkan protokol kesehatan.(Baca: Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Mojokerto Porak-poranda).

Apalagi perusahaan juga terkesan tidak mengetahui bagaimana menangani karyawannya yang terpapar COVID-19. "Kalau sudah mengikuti pelatihan kita harapkan setiap perusahaan tahu bagaimana mereka mengambil tindakan jika ada karyawannya yang terpapar Covid-19," pungkasnya.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top