24 Kepala Daerah di Sulsel Disediakan Kantor di Twin Tower
Selasa, 27 Oktober 2020 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Proyek ini kata dia, dibangun tanpa menggunakan APBD maupun APBN. Dengan melibatkan Perseroda Sulsel sebagai leading sektor pembangunan proyek ini. (Baca Juga: Pj Wali Kota Minta Tim Ahli RTRW Tinjau Lokasi Pembangunan Twin Tower)
“Jadi murni dibangun oleh perseroda dengan sistem turnkey. Jadi kita akan bayar setelah gedung ini selesai. Jadi kita tidak mengeluarkan duit. Ini murni B (business) to B (business). Jadi kita tidak terganggu dengan APBD kita," ucap Nurdin.
Diketahui, Twin Tower bakal menjadi salah satu gedung kembar tertinggi di kawasan Timur Indonesia. Dengan masing-masing gedung 34 lantai. Investasi proyek ini sebesar Rp1,6 triliun. Jika tak ada aral melintang, groundbreaking Twin Tower dijadwalkan dilakukan Presiden RI Joko Widodo. Nurdin Abdullah sementara berkoordinasi ke pusat dan melaporkan langsung berbagai proyek strategis yang juga dimulai di Sulsel. (Baca Juga: Pemprov Mulai Pacu 3 Proyek Strategis, Salah Satunya Twin Tower di CPI)
Sebelumnya, Direktur Utama Perseroda Sulsel, Taufik Fachruddin mengaku, pihaknya akan ikut terlibat di semua sektor pembangunan Sulsel. Utamanya program strategis di sektor infrastruktur. Dengan turut menggandeng perusahaan atau BUMN untuk berinvestasi. Perseroda Sulsel pun akan ikut mendorong percepatan pembangunan twin tower.
Apalagi dalam divisi Perseroda diakui ada bidang khusus yang menangani sektor pembangunan konstruksi. “Perseroda akan terlibat dalam pembangunan strategis infrastruktur Sulsel, seperti pembangunan twin tower. Kami akan terlibat karena salah satu unit perusahaan dari perseroda adalah Sulsel konstruksi,” ucapnya.
“Jadi murni dibangun oleh perseroda dengan sistem turnkey. Jadi kita akan bayar setelah gedung ini selesai. Jadi kita tidak mengeluarkan duit. Ini murni B (business) to B (business). Jadi kita tidak terganggu dengan APBD kita," ucap Nurdin.
Diketahui, Twin Tower bakal menjadi salah satu gedung kembar tertinggi di kawasan Timur Indonesia. Dengan masing-masing gedung 34 lantai. Investasi proyek ini sebesar Rp1,6 triliun. Jika tak ada aral melintang, groundbreaking Twin Tower dijadwalkan dilakukan Presiden RI Joko Widodo. Nurdin Abdullah sementara berkoordinasi ke pusat dan melaporkan langsung berbagai proyek strategis yang juga dimulai di Sulsel. (Baca Juga: Pemprov Mulai Pacu 3 Proyek Strategis, Salah Satunya Twin Tower di CPI)
Sebelumnya, Direktur Utama Perseroda Sulsel, Taufik Fachruddin mengaku, pihaknya akan ikut terlibat di semua sektor pembangunan Sulsel. Utamanya program strategis di sektor infrastruktur. Dengan turut menggandeng perusahaan atau BUMN untuk berinvestasi. Perseroda Sulsel pun akan ikut mendorong percepatan pembangunan twin tower.
Apalagi dalam divisi Perseroda diakui ada bidang khusus yang menangani sektor pembangunan konstruksi. “Perseroda akan terlibat dalam pembangunan strategis infrastruktur Sulsel, seperti pembangunan twin tower. Kami akan terlibat karena salah satu unit perusahaan dari perseroda adalah Sulsel konstruksi,” ucapnya.
(nic)
Lihat Juga :