Kaki Terbakar, Eko Terus Pakai Celana Panjang Usai Membunuh dan Membakar Yulia
Senin, 26 Oktober 2020 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu dapat dilihat dalam pra rekontruksi, pelaku memukul kepala korban tiga kali. Namun ketika tubuh Yulia masih bergerak saat diletakkan di bagian belakang mobil, pelaku kembali memukul kepala korban dengan linggis hingga empat kali hingga akhirnya benar benar tak bergerak lagi.
Sehingga ketika korban di dalam mobil yang dibakar, kondisinya diduga kuat sudah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah menghabisi korban, pelaku sempat kebingungan. Ia kebingungan mau diapakan jenazah korban dan akhirnya muncul ide untuk dibakar.
Barang bukti yang diamankan dalam kasus itu antara lain linggis yang dipakai untuk memukul korban, lakban dan gergaji. Untuk meninggalkan jejak kala itu, pelaku juga sempat membuang HP korban di Sungai Serenan.
Dalam kasus ini, pelaku diduga sudah merencanakan aksinya. Sebab sejak sehari sebelum melakukan aksi pembunuhan pada Selasa (20/10/2020) lalu, pelaku sudah menyiapkan linggis dan lakban. Selama ini, pelaku sudah memiliki banyak hutang. "Saat di dalam kandang ayam, korban sempat menanyakan kenapa mundur panennya," urainya.
Korban kemudian meminta uang Rp100 juta untuk dikembalikan. Pada saat hari pembunuhan, Korban datang pukul 17.00 WIB. Sementara dalam pra rekontruksi yang digelar Polres Sukoharjo Senin (26/10/2029) sore, pelaku melakukan 20 adegan di 7 tujuh tempat kejadian perkara (TKP) di kandang ayam dan rumah pelaku.
Sehingga ketika korban di dalam mobil yang dibakar, kondisinya diduga kuat sudah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah menghabisi korban, pelaku sempat kebingungan. Ia kebingungan mau diapakan jenazah korban dan akhirnya muncul ide untuk dibakar.
Barang bukti yang diamankan dalam kasus itu antara lain linggis yang dipakai untuk memukul korban, lakban dan gergaji. Untuk meninggalkan jejak kala itu, pelaku juga sempat membuang HP korban di Sungai Serenan.
Dalam kasus ini, pelaku diduga sudah merencanakan aksinya. Sebab sejak sehari sebelum melakukan aksi pembunuhan pada Selasa (20/10/2020) lalu, pelaku sudah menyiapkan linggis dan lakban. Selama ini, pelaku sudah memiliki banyak hutang. "Saat di dalam kandang ayam, korban sempat menanyakan kenapa mundur panennya," urainya.
Korban kemudian meminta uang Rp100 juta untuk dikembalikan. Pada saat hari pembunuhan, Korban datang pukul 17.00 WIB. Sementara dalam pra rekontruksi yang digelar Polres Sukoharjo Senin (26/10/2029) sore, pelaku melakukan 20 adegan di 7 tujuh tempat kejadian perkara (TKP) di kandang ayam dan rumah pelaku.
(shf)
Lihat Juga :