Cawali Machfud Arifin Difitnah, Pengusaha Ini Lapor Polda Jatim
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Drg David sangat menyayangkan cara-cara black campaign yang menyerang secara personal ke calon wali kota Machfud Arifin. "Bukti-bukti ini sudah menampilkan gambar foto orang dan tulisan atau caption yang kurang pas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Itu menyerang secara personal dan menjurus ke fitnah," ujar drg David.
(Baca juga: Posting Ujaran Kebencian, Warga Blitar Ini Berdalih Jengkel dengan Polisi )
Arek Kampung Malang, Kecamatan Tegalsari, Surabaya ini meminta kepada semua elemen masyarakat, untuk menjaga Kota Surabaya dari gangguan-gangguan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. "Kita berharap polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku penyebar hoax, fitnah dan mengganggu ketentraman warga Surabaya," harapnya.
Sementara itu, kuasa hukum drg David Andreasmito, Aulia Rachman menambahkan, akun-akun yang menyerang secara personal Machfud Arifin maupun drg David Andreasmito adalah akun robot.
"Itu akun-akun robot, akun yang tidak jelas. Oleh karena itu, saya berharap kepada Polda Jatim untuk menangkap orang-orang yang membuat akun-akun robot, maupun orang-orang yang ikut menyebarkan informasi dan caption foto-foto hoax," tegas Rachman.
(Baca juga: Posting Ujaran Kebencian, Warga Blitar Ini Berdalih Jengkel dengan Polisi )
Arek Kampung Malang, Kecamatan Tegalsari, Surabaya ini meminta kepada semua elemen masyarakat, untuk menjaga Kota Surabaya dari gangguan-gangguan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. "Kita berharap polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku penyebar hoax, fitnah dan mengganggu ketentraman warga Surabaya," harapnya.
Sementara itu, kuasa hukum drg David Andreasmito, Aulia Rachman menambahkan, akun-akun yang menyerang secara personal Machfud Arifin maupun drg David Andreasmito adalah akun robot.
"Itu akun-akun robot, akun yang tidak jelas. Oleh karena itu, saya berharap kepada Polda Jatim untuk menangkap orang-orang yang membuat akun-akun robot, maupun orang-orang yang ikut menyebarkan informasi dan caption foto-foto hoax," tegas Rachman.
(msd)
Lihat Juga :